LITERASIKEUANGAN.COM — Dua laga uji coba yang dijalani Timnas Indonesia U-20 selama TC di Thailand berakhir tanpa satu pun kemenangan. Hasil ini tentu bukan target ideal, tetapi staf pelatih menilai justru menjadi bahan evaluasi paling jujur sebelum turnamen resmi dimulai.
Kegagalan mencetak gol saat melawan UEA U-20 dan kebobolan dua gol dari Irak U-20 menunjukkan dua sisi yang perlu dibenahi: ketajaman lini depan dan soliditas pertahanan. Apalagi, lawan yang akan dihadapi di Grup H nanti memiliki karakter permainan berbeda, mulai dari pressing tinggi Australia hingga pertahanan rapat Malaysia.
Tiga Laga Penentu di Laos: Malaysia, Laos, Australia
Perjalanan Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dimulai dengan tantangan berat. Skuad asuhan Nova Arianto tergabung di Grup H bersama Malaysia, Australia, dan tuan rumah Laos. Seluruh pertandingan akan digelar di Laos pada 31 Agustus hingga 6 September 2026.Laga perdana melawan Malaysia U-20 dijadwalkan Senin, 31 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB. Dilanjutkan menghadapi Laos U-20 pada Kamis, 3 September 2026 pukul 19.00 WIB. Partai pamungkas melawan Australia U-20 berlangsung Minggu, 6 September 2026 pukul 16.00 WIB. Seluruh pertandingan disiarkan langsung Indosiar.
Regulasi: Juara Grup Lolos Otomatis, Runner-up Berebut Slot
Hanya juara grup yang dipastikan lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China pada 24 Maret hingga 10 April 2026. Tim yang finis di posisi kedua harus bersaing ketat dengan runner-up grup lain untuk memperebutkan tujuh slot tersisa.Dengan modal pemain jebolan Piala Dunia U-17 2025, kans Indonesia untuk menjadi juara grup terbuka lebar. Pengalaman Nova Arianto bersaing di level Asia juga menjadi nilai tambah tersendiri bagi skuad muda ini.
Uji Coba Bukan Akhir Segalanya
Hasil kurang memuaskan di laga uji coba kerap menjadi alarm awal. Namun, esensi TC dan uji coba adalah mencari komposisi pemain terbaik serta memperbaiki kelemahan sebelum menghadapi pertandingan resmi.Dua laga di Thailand memberikan gambaran nyata mengenai ketangguhan mental dan fisik pemain. Kini, fokus Garuda Nusantara tertuju pada persiapan final menghadapi Malaysia, laga yang wajib dimenangkan untuk mengamankan posisi di puncak klasemen Grup H.