LITERASIKEUANGAN.COM — Peresmian dilakukan di pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 126 hektare tersebut. Acara dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita serta jajaran manajemen BYD.
Vice President BYD Co Ltd sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, menyebut pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari perjalanan panjang perusahaan dalam pengembangan kendaraan energi baru atau NEV. Ia menambahkan, pabrik tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga dijadikan basis produksi dan ekspor untuk kawasan Asia Tenggara.
Kapasitas 150 Ribu Unit untuk Domestik dan Ekspor
Dengan kapasitas 150 ribu unit per tahun, pabrik BYD di Subang dirancang untuk mendukung permintaan pasar dalam negeri sekaligus ekspor ke kawasan. Fasilitas ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai industri kendaraan listrik di Asia Tenggara.
Angka tersebut menjadikan pabrik ini salah satu fasilitas perakitan EV terbesar yang beroperasi di Indonesia. Hingga peresmian, BYD belum merinci model apa saja yang akan diproduksi pada tahap awal.
Tahap Awal Serap 5.000 Pekerja Lokal
Saat beroperasi penuh, pabrik ini diproyeksikan menyerap lebih dari 20 ribu tenaga kerja. Pada tahap awal, BYD telah melibatkan lebih dari 5.000 pekerja lokal.
Lokasi pabrik di Subang Smartpolitan Industrial Park juga diharapkan mendorong tumbuhnya industri komponen pendukung kendaraan listrik di Jawa Barat dan sekitarnya.
Pemerintah Dorong Ekosistem Baterai hingga Daur Ulang
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap investasi BYD tidak berhenti pada perakitan kendaraan. "Kita berharap investasi BYD tidak hanya pada kendaraan, tapi juga ekosistem dari hulu hingga hilir, dari pengolahan bahan baku, pengembangan baterai hingga industri daur ulang baterai. Kami berharap kehadiran BYD akan memperkuat industri otomotif," ujar Agus dalam sambutannya.
Menurut Agus, investasi BYD berpotensi memberikan dampak luas terhadap perekonomian nasional, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem industri otomotif secara keseluruhan.