Gubernur Sumsel Herman Deru Pastikan Stok Beras Aman 10 Bulan

Gubernur Sumsel Herman Deru Pastikan Stok Beras Aman 10 Bulan
Gubernur Sumsel Herman Deru [FOTO: NET].

JAKARTA - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru, memberikan penegasan bahwa fluktuasi kenaikan harga komoditas beras yang terpantau di lapangan sejauh ini hanya terjadi secara spesifik pada kategori beras jenis premium saja, sementara untuk pasaran harga beras jenis medium dilaporkan masih berada pada posisi level yang aman terkendali.

“Beras medium tidak terjadi lonjakan. Jadi, jangan sampai ada panic buying. Stok kami banyak,” ujarnya usai melakukan pengecekan stok beras di Perum Bulog, dikutip Jumat (28/8/2026).

Deru menuturkan bahwa hasil tinjauan langsung ke lapangan memperlihatkan indikasi kuat bahwa ketersediaan cadangan pasokan beras di wilayah Sumsel diproyeksikan sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat hingga kurun waktu 10 bulan ke depan. 

Mengacu pada kondisi tersebut, ia menyampaikan imbauan terbuka agar masyarakat luas tidak perlu melakukan aksi pembelian secara berlebihan (panic buying) serta tetap berbelanja secara wajar sesuai dengan tingkat kebutuhan riil masing-masing.

“Jangan takut, jangan bingung, jangan panik. Nyaman-nyaman saja beli sesuai dengan konsumsi,” tuturnya.

Guna meredam gejolak fluktuasi harga di tengah tren kenaikan harga beras premium yang terjadi saat ini, jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel tetap mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan agenda pelaksanaan operasi pasar khusus beras medium. 

Deru memastikan bahwa kegiatan operasi pasar tersebut dijadwalkan mulai bergulir dalam rentang waktu dua hingga tiga hari ke depan, serta akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan sepanjang bulan September 2026, dengan patokan harga penjualan beras medium yang dipatok maksimal senilai Rp12.500 per kilogram.

“Kita akan laksanakan operasi pasar untuk beras medium dalam dua-tiga hari ini, kemudian September juga diteruskan sampai masyarakat merasa nyaman,” jelasnya.

Ia turut melayangkan instruksi agar segenap lapisan masyarakat turut berperan aktif mengawasi kestabilan harga jual beras di pasaran bebas. Apabila di kemudian hari didapati adanya praktik penjualan beras yang menyimpang atau tidak sesuai dengan ketentuan batas harga dalam operasi pasar, masyarakat diminta tidak ragu untuk segera melaporkannya kepada aparat pemerintah setempat mulai dari tingkat lurah, camat, hingga instansi penegak hukum terkait.

“Artinya, kalau ada yang memainkan harga, harus kita tindak,” tutupnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index