Proyek Hidrogen Hijau Ulubelu Siap Beroperasi November Ini

Proyek Hidrogen Hijau Ulubelu Siap Beroperasi November Ini
PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) (Foto: NET)

JAKARTA — PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) menetapkan target agar proyek percontohan (pilot project) hidrogen hijau (green hydrogen) yang berlokasi di Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, dapat mulai beroperasi pada November 2026.

“Pilot project saat ini di lapangan kami di Ulubelu, targetnya di November ini, kami akan bisa mulai COD (beroperasi secara komersial) dengan (kapasitas produksi) 100 kilogram per hari, sebagai pilot project green hydrogen, yang menggunakan geothermal sebagai listriknya,” ucap Direktur Utama PGE Ahmad Yani ketika menghadiri temu media di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa proyek percontohan hidrogen hijau di Ulubelu mempunyai kapasitas produksi sekitar 80 sampai 100 kilogram setiap harinya, yang diperoleh dari pemanfaatan tenaga listrik panas bumi lewat teknologi anion exchange membrane electrolyzer serta tingkat efisiensi sekitar 80 persen.

Di samping itu, Ahmad Yani turut menyampaikan bahwa durasi uji coba operasi untuk proyek percontohan tersebut dijalankan sekurang-kurangnya dalam kurun waktu tiga tahun.

Ia menuturkan bahwa langkah tersebut diambil sebagai upaya pembuktian konsep (proof of concept) serta kesiapan komersial (commercial readiness) sebelum pihak Pertamina memperluas pengembangan bisnis hidrogen hijau ke skala yang lebih besar, selaras dengan potensi pemanfaatannya pada sektor industri dan energi.

“Inilah bagaimana kami mengupayakan membentuk hydrogen ecosystem pilot project. Nanti di situ dalam 2-3 tahun ke depan, kami akan coba bagaimana (proyek ini berkembang) menjadi suatu bisnis yang real business,” ujar dia lagi.

Sebaliknya, Ahmad Yani memandang bahwa inisiatif proyek percontohan hidrogen hijau ini merupakan wujud kesempatan baru dari optimalisasi energi panas bumi (geothermal) guna mengakselerasi transisi menuju berbagai energi bersih lainnya.

“Jadi masa depan geothermal itu bukan hanya diukur sebagai bagaimana menghasilkan energi bersih dalam bentuk listrik, tetapi juga ada peluang lain yang bisa kita kembangkan, dalam hal ini seperti green hydrogen,” sebut dia.

Sementara itu, proyek percontohan hidrogen hijau di Ulubelu merupakan suatu inisiatif pengembangan energi bersih yang mengandalkan perpaduan antara energi panas bumi sebagai sumber daya terbarukan dengan teknologi elektrolisis modern yang memiliki efisiensi energi lebih tinggi.

Tidak hanya berperan sebagai sarana produksi, fasilitas tersebut turut difungsikan sebagai pusat edukasi teknologi, uji kelayakan komersial, serta riset pasar guna memetakan tingkat kebutuhan pada tahapan berikutnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index