Bank Mandiri Salurkan Bantuan Kesehatan untuk 28.000 Warga Terdampak Kabut Asap

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:04:00 WIB

LITERASIKEUANGAN.COM — Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang digulirkan melalui payung Mandiri Peduli ini menyasar wilayah operasional yang mengalami penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain distribusi perlengkapan, perseroan juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan pernapasan langsung di lapangan.

Sasaran Bantuan dan Cakupan Wilayah

Penyaluran bantuan melibatkan 261 kantor cabang Bank Mandiri yang tersebar di lokasi terdampak karhutla. Ribuan paket bantuan didistribusikan secara langsung kepada masyarakat, dengan rincian kebutuhan yang disesuaikan kondisi di tiap daerah.

Pemeriksaan kesehatan pernapasan menjadi layanan tambahan yang menyasar sekitar 280 penerima manfaat di masing-masing titik pelaksanaan. Layanan ini dihadirkan untuk menjangkau masyarakat yang memiliki risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap dalam jangka panjang.

"Bank Mandiri ingin hadir dan memberikan dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami memahami bahwa kondisi asap dapat membuat aktivitas masyarakat menjadi kurang nyaman," ujar SEVP Corporate Relations Bank Mandiri Wisnu Trihanggodo dalam keterangan resmi, Senin (31/8).

Fokus pada Kebutuhan Jangka Pendek

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan perlindungan diri yang bersifat mendesak. Masker dan obat tetes mata menjadi dua item utama yang paling banyak didistribusikan, mengingat kedua produk ini paling dibutuhkan untuk melindungi saluran pernapasan dan mata dari iritasi.

Kehadiran layanan pemeriksaan kesehatan di lokasi terdampak menjadi nilai tambah program ini. Masyarakat tidak hanya menerima bantuan fisik, tetapi juga bisa berkonsultasi dan memeriksakan kondisi kesehatannya secara langsung kepada tenaga medis.

Prinsip Penyaluran Bantuan yang Adaptif

Wisnu menegaskan bahwa dukungan sosial tidak hanya berbentuk materi, tetapi juga kehadiran langsung yang relevan dengan kondisi lapangan. Pihaknya memastikan setiap bantuan yang disalurkan telah menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

"Bagi kami, kepedulian kepada masyarakat diwujudkan dengan hadir secara langsung dan memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami berharap dukungan ini dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas keseharian dengan lebih nyaman," pungkas Wisnu.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perseroan memastikan kehadirannya tetap relevan di wilayah operasional. Bank Mandiri mencatat, kondisi kabut asap yang melanda Sumatra dan Kalimantan telah mengganggu aktivitas harian warga, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan kronis.

Dengan skema penyaluran yang melibatkan jaringan cabang hingga ke tingkat kecamatan, perseroan berharap bantuan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan secara tepat sasaran.

Terkini