Semen Indonesia Andalkan Kualitas & Loyalitas

Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:42:31 WIB
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) sebagai emiten semen pelat merah berpandangan bahwa tingkat pengenalan serta penerimaan yang kuat dari konsumen merupakan salah satu metode guna mempertahankan angka penjualan di tengah ketatnya persaingan industri bahan bangunan.

Corporate Secretary SMGR, Vita Mahreyni, mengemukakan bahwa eksistensi suatu merek di pasaran dalam kurun waktu yang lama tidak serta-merta menjamin kesetiaan para pelanggan. 

Pihaknya menilai bahwa di tengah kompetisi industri semen saat ini, perseroan secara konsisten menjaga mutu, merajut kedekatan bersama pelanggan, serta tanggap dalam merespons dinamika kebutuhan pasar.

"Tingginya awareness, loyalitas pelanggan, serta persepsi positif terhadap kualitas produk menjadi faktor penting yang menopang kekuatan penjualan merek lintas generasi," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Vita menambahkan, upaya dalam mempertahankan konsumen tersebut dijalankan melalui serangkaian proses pengendalian mutu serta evaluasi produk secara berkala. Perseroan secara konsisten melaksanakan perpanjangan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) serta pengujian performa produk setiap bulannya. 

Di samping itu, SMGR juga telah mengantongi sertifikat Green Label yang merefleksikan pemenuhan terhadap aspek keberlanjutan serta kepedulian terhadap lingkungan.

Selain mengutamakan mutu, pendekatan kepada para pelanggan turut ditempuh melalui berbagai program engagement serta pemanfaatan beragam aktivitas di kanal digital. 

Seluruh strategi tersebut diarahkan secara khusus guna memelihara hubungan baik bersama para pelanggan, yang mencakup mitra jaringan distribusi hingga para pelaku konstruksi sebagai bagian integral dari rantai pasok industri semen.

Lebih lanjut, SMGR sukses mempertahankan tren positif pertumbuhan volume penjualan sepanjang semester I/2026. 

Emiten semen milik negara ini mencatatkan total volume penjualan mencapai 18,27 juta ton, yang menunjukkan peningkatan sebesar 5,6% secara tahunan (year on year / yoy) apabila dikomparasikan dengan perolehan pada periode serupa tahun sebelumnya yang berada di angka 17,3 juta ton.

Peningkatan volume penjualan tersebut berhasil ditopang oleh ketepatan strategi perusahaan dalam mempertajam tata kelola bidang pemasaran dan penjualan, di samping memastikan ketersediaan produk di pasaran serta memperluas jangkauan wilayah distribusi.

Terlebih lagi, pencapaian pertumbuhan penjualan pada paruh pertama tahun ini merefleksikan keberhasilan proses transformasi yang terus digulirkan oleh perusahaan, utamanya melalui penguatan manajemen pada sektor pasar mikro. 

Hingga saat ini, penjualan di sektor ritel masih bertindak sebagai tulang punggung utama bagi lini bisnis SIG dengan menyumbangkan kontribusi sekitar 70% terhadap total pendapatan keseluruhan perusahaan. 

Berdasarkan alasan tersebut, perseroan berkomitmen untuk semakin memperkuat penetrasi di segmen ritel sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan bisnis ke depan.

Terkini