Harga Emas Antam Terkoreksi Rp18.000 ke Rp2,75 Juta, Buyback Ikut Melemah

Harga Emas Antam Terkoreksi Rp18.000 ke Rp2,75 Juta, Buyback Ikut Melemah

LITERASIKEUANGAN.COM — Berdasarkan situs resmi logammulia.com yang dipantau pukul 08.30 WIB, harga emas Antam di butik LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, berada di level Rp2.750.000 per gram. Angka ini menyusut Rp18.000 dari posisi perdagangan sebelumnya.

Pelemahan juga menekan harga buyback atau nilai pembelian kembali emas oleh Antam. Hari ini, buyback ditetapkan Rp2.610.000 per gram, turun Rp18.000. Dengan demikian, selisih atau spread antara harga jual dan buyback tercatat Rp122.000 per gram.

Koreksi Cepat, Sebelumnya Naik Rp123.000

Koreksi ini datang cepat. Pasalnya, dalam empat hari beruntun sebelumnya, harga emas Antam justru menguat total Rp123.000. Pergerakan ini mencerminkan volatilitas pasar logam mulia yang masih tinggi di tengah fluktuasi harga emas global.

Bagi investor ritel, spread yang mencapai ratusan ribu rupiah per gram menjadi catatan penting. Keuntungan investasi emas batangan baru terasa jika kenaikan harga mampu melampaui selisih tersebut.

Simulasi Pajak Transaksi Emas Batangan

Setiap transaksi emas Antam memiliki beban pajak yang berbeda. Untuk pembelian emas batangan, pembeli dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi non-NPWP, tarifnya naik menjadi 0,5 persen.

Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, Antam memotong PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemilik NPWP. Tarif untuk non-NPWP mencapai 3 persen. Potongan pajak ini langsung dikurangi dari total nilai transaksi yang diterima nasabah.

Struktur pajak yang asimetris ini menuntut investor menghitung ulang potensi keuntungan bersih. Hal ini terutama penting bagi mereka yang bermain di skema jual-beli jangka pendek.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index