Lonjakan Penumpang KRL Green Line Dipicu Pertumbuhan Perumahan Lebak

Lonjakan Penumpang KRL Green Line Dipicu Pertumbuhan Perumahan Lebak
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda. (Foto: NET)

JAKARTA — PT KAI Commuter mencatat lonjakan jumlah penumpang kereta rel listrik atau KRL di jalur Tanah Abang—Rangkasbitung atau Green Line, teristimewa Stasiun Citeras, sebagai efek dari bertambahnya perumahan serta kawasan wisata.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengutarakan, Citeras yang berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, meskipun berstatus sebagai stasiun kereta api kelas III/kecil pada ketinggian +48 meter di atas permukaan laut (mdpl), stasiun ini mencatatkan tren kenaikan pengguna yang positif.

Stasiun Citeras kini tidak cuma melayani mobilitas pekerja harian, tetapi pula menjadi pusat perkembangan kawasan hunian baru serta konektivitas pariwisata di Kabupaten Lebak. 

“Ini terjadi seiring maraknya pembangunan kawasan hunian dan geliat pariwisata lokal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).

Karina memaparkan, pesatnya pertumbuhan kawasan pemukiman di sekitar stasiun yang menjadikan wilayah Citeras sebagai daya tarik utama bagi kalangan pengembang perumahan berbasis transit.

Sementara tingginya antusiasme masyarakat serta wisatawan yang memakai Commuter Line guna bertandang ke beragam destinasi wisata populer di kawasan Rangkasbitung, seperti objek wisata religi Gua Maria Bukit Kanada serta ruang terbuka hijau Balong Ranca Lentah, turut memicu kenaikan volume penumpang.

Secara umum, data memperlihatkan jumlah pelanggan Green Line meningkat dari 43,31 juta orang pada 2022 menjadi 77,55 juta orang sepanjang 2025. 

Memasuki rentang waktu Januari hingga Mei 2026, jumlah pelanggan telah mencapai 33,39 juta orang. Sementara kini, Stasiun Citeras melayani sebanyak 115 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung setiap harinya.

Guna memfasilitasi kebutuhan para penglaju yang beraktivitas ke arah Jakarta dan sekitarnya, keberangkatan perdana dari Stasiun Citeras beroperasi mulai pukul 04.10 WIB dengan tujuan akhir Stasiun Tanah Abang serta jadwal penutup dari Stasiun Tanah Abang di Stasiun Citeras pukul 00.48 WIB. 

Dari sisi keterangkutan, Stasiun Citeras membukukan rata-rata volume pengguna harian sebanyak 1.306 orang per hari pada hari kerja. Di sisi lain, pada akhir pekan, volume pengguna mengalami kenaikan signifikan sebesar 13%, dengan rata-rata keterangkutan mencapai 1.400 orang per hari.

Adapun, pengembangan Commuter Line Jabodetabek ke depan diarahkan untuk memperkokoh kapasitas, meningkatkan integrasi antarmoda, mengembangkan layanan digital, serta mendukung penataan kawasan berbasis transportasi publik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index