Badan Pusat Statistik Umumkan Nilai Tukar Petani Juli 2026 Capai 127,84

Badan Pusat Statistik Umumkan Nilai Tukar Petani Juli 2026 Capai 127,84
Badan Pusat Statistik (BPS) (Foto : Net)

JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa nilai tukar petani (NTP) secara nasional selama bulan Juli 2026 menyentuh level 127,84.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa angka tersebut mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0,15 persen apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

“Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima oleh petani ini turun 0,1 persen. Sedangkan indeks harga yang dibayar oleh petani turunnya lebih dalam, yaitu 0,25 persen,” ujar Ateng.

Lebih lanjut, kenaikan NTP periode Juli 2026 tersebut juga didukung oleh pemulihan dari NTP subsektor tanaman pangan yang tumbuh 1,32 persen secara bulanan (month-to-month), tanaman perkebunan rakyat yang meningkat 1,67 persen, serta perikanan yang naik 1,01 persen.

Meskipun demikian, BPS mencatat bahwa NTP pada subsektor hortikultura dan peternakan masing-masing mengalami koreksi penurunan secara bulanan dengan besaran 8,49 persen dan 0,57 persen.

Di samping itu, BPS mencatat indeks harga yang diterima petani (It) pada Juli 2026 berada di posisi 163,80 atau mengalami penurunan sebesar 0,10 persen jika dibandingkan dengan bulan lalu.

Ateng menerangkan bahwa beberapa komoditas utama yang menjadi penyumbang penurunan indeks harga terima petani mencakup cabai rawit, bawang merah, tomat, serta cabai merah.

Sementara itu, indeks harga yang dibayar petani (Ib) terpantau turun 0,25 persen menjadi 128,13, di mana komoditas yang mendominasi penurunan indeks harga bayar petani meliputi bawang merah, cabai rawit, telur ayam ras, dan cabai merah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index