JAKARTA - Standar operasional industri manufaktur saat ini tidak lagi hanya diukur dari angka produksi, melainkan seberapa besar kontribusi positifnya terhadap ekosistem global.
Menjawab tantangan tersebut, PT Pusri Palembang meraih penghargaan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Periode 2024 -2025 karena dinilai telah konsisten dalam menjaga kinerja pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong praktik bisnis berkelanjutan.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada Anugerah Lingkungan Proper 2026 yang diselenggarakan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.
Keberhasilan ini menegaskan bahwa perusahaan pupuk nasional ini telah melampaui standar dasar kepatuhan regulasi, dengan menyeimbangkan kepentingan bisnis dan perlindungan alam secara harmonis.
PROPER Sebagai Instrumen Transformasi Industri Nasional
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendorong transformasi dunia usaha menuju praktik yang lebih ramah lingkungan. Di tengah meningkatnya isu perubahan iklim, PROPER menjadi tolok ukur transparansi perusahaan dalam mengelola dampak operasionalnya. Minat dunia usaha terhadap standarisasi ini pun terus melonjak tajam.
Pada periode 2024-2025, sebanyak 5.476 perusahaan mengikuti penilaian Proper, dimana meningkat 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya kesadaran dunia usaha dalam mempertanggungjawabkan kinerja lingkungan secara terbuka. Fenomena ini membuktikan bahwa keberlanjutan bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan fundamental bagi stabilitas perusahaan di masa depan.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa PROPER kini tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi telah berkembang menjadi motor transformasi dunia usaha. Beliau menekankan bahwa era industri yang hanya mengejar keuntungan ekonomi tanpa mempedulikan limbah telah berakhir. Perusahaan didorong untuk tidak hanya taat terhadap regulasi, namun juga melampaui kepatuhan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, serta kontribusi nyata kepada masyarakat.
Pencapaian Beyond Compliance dan Inovasi Pusri
Peringkat Proper Hijau yang diraih menempatkan PT Pusri dalam kategori Beyond Compliance, yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja lingkungan di atas standar yang dipersyaratkan. Predikat ini tidak didapatkan secara instan, melainkan melalui serangkaian proses audit ketat terhadap berbagai aspek operasional perusahaan di Palembang.
Hal ini mencerminkan komitmen Pusri dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui beberapa pilar utama:
Efisiensi energi yang terukur di seluruh lini produksi.
Penurunan emisi gas buang secara sistematis.
Pengelolaan limbah yang aman dan inovatif.
Pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
VP Humas Pusri, Rustam Effendi, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui pengawasan internal yang ketat, setiap tetes limbah dan setiap emisi dipantau agar tidak merusak keseimbangan alam sekitar wilayah pabrik.
“Pusri akan terus meningkatkan inovasi dan kinerja lingkungan perusahaan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya. Kalimat ini menegaskan bahwa pencapaian Proper Hijau bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal untuk mencapai standar yang lebih tinggi lagi, seperti Proper Emas di masa mendatang.
Integrasi Lingkungan dalam Visi Masa Depan
Capaian Proper Hijau ini semakin memperkuat posisi Pusri sebagai perusahaan yang konsisten mengintegrasikan aspek lingkungan dalam setiap kegiatan operasionalnya.
Hal ini terlihat dari transformasi kebijakan perusahaan yang kini lebih fokus pada ekonomi sirkular dan penggunaan teknologi ramah lingkungan. Melalui berbagai program dan kebijakan yang berkelanjutan, Pusri tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga berupaya menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Integrasi ini juga berdampak pada efisiensi operasional yang lebih baik. Penggunaan energi yang hemat tidak hanya membantu bumi, tetapi juga menekan biaya produksi perusahaan. Ke depan, Pusri berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi praktik bisnis berkelanjutan serta meningkatkan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan diraihnya Proper Hijau, PT Pusri Palembang memberikan pesan kuat kepada industri nasional bahwa pertumbuhan industri besar tetap bisa berjalan beriringan dengan kelestarian alam.
Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain di Sumatera Selatan khususnya, dan Indonesia pada umumnya, untuk terus berinovasi dalam mengelola lingkungan hidup demi masa depan generasi yang lebih baik. Pusri telah membuktikan bahwa dengan dedikasi dan tata kelola yang transparan, label perusahaan hijau bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang bisa diraih.