Menko Airlangga Dorong Kerja Sama IMT-GT Fokus Realisasi Proyek

Jumat, 11 September 2026 | 21:29:01 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan dalam konferensi pers rangkaian Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 di Medan, Kamis (10/9/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah mendorong agar forum kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) tidak sebatas berada pada fase perencanaan, melainkan mengeksekusi implementasi proyek yang mampu memperkokoh pertumbuhan ekonomi serta menyerap tenaga kerja. 

Fokus ini menjadi pembahasan utama pada Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-32 yang diselenggarakan di Medan pada 7–10 September 2026.

"Pertemuan IMT-GT tahun ini diarahkan menjadi Ministerial Meeting of Implementation, dengan menekankan tindak lanjut konkret atas berbagai rencana dan kesepakatan kerja sama kawasan," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (10/9/2026).

Reorientasi tersebut dipandang krusial supaya kolaborasi tiga negara tidak sebatas tertuang di atas dokumen, melainkan menghadirkan proyek riil yang dapat dieksekusi dan mendatangkan faedah langsung untuk publik.

Di dalam agenda forum tersebut, pemerintah turut mendorong agar realisasi proyek IMT-GT sanggup mendongkrak arus investasi, memperluas konektivitas, memacu perdagangan, serta membuka kran lapangan kerja di kawasan. Penekanan ini sejalan dengan topik yang digulirkan pemerintah daerah pada ajang IMT-GT. 

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebelumnya menggarisbawahi bahwa kemitraan kawasan memerlukan sarana yang sanggup mengonversi gagasan menjadi program konkret.

“Kami butuh dari sekadar rencana, kami butuh platform untuk mewujudkan gagasan menjadi program nyata yang bisa memberikan dampak langsung untuk kawasan ini,” kata Bobby dalam forum Chief Ministers’ and Governors’ Forum (CMGF) IMT-GT ke-32 di Medan, Rabu (9/9/2026).

Bobby turut menyampaikan bahwa penguatan ekonomi subkawasan diharapkan berimbas positif pada peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, penguatan daya saing daerah, hingga kesejahteraan masyarakat.

Pada gelaran IMT-GT ke-32, Pemprov Sumut menawarkan beberapa proyek strategis, meliputi KEK Sei Mangkei dengan luas 1.934 hektare, Toba Caldera Resort senilai US$1,73 miliar, hingga Kawasan Industri Strategis Sumatera Utara (KISS) seluas 2.445 hektare. Penawaran proyek-proyek ini disampaikan sebagai bagian dari peluang investasi serta pengembangan ekonomi kawasan.

Melalui dorongan eksekusi ini, pemerintah berharap beragam proyek maupun kemitraan yang dibahas dalam IMT-GT dapat bergeser dari taraf wacana menuju realisasi, sehingga imbal hasil kerja sama tiga negara dapat langsung dirasakan via investasi, aktivitas perekonomian, serta ketersediaan lapangan kerja.

Terkini