Penyaluran Kredit Bank Jatim Capai Rp66,4 Triliun per Juli 2026

Rabu, 09 September 2026 | 00:30:01 WIB
Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim membukukan realisasi penyaluran kredit hingga angka Rp66,4 triliun per Juli 2026, atau mengalami kontraksi 2,6% (year-on-year/yoy).

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menuturkan situasi daya beli beserta permintaan kredit yang masih bersifat konservatif memicu Bank Jatim mengeksekusi strategi penyaluran kredit secara lebih selektif dengan memprioritaskan kualitas aset.

“Segmen konsumtif, khususnya, kredit berbasis payroll, masih menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan layanan yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi nasabah sekaligus memperkuat pangsa pasar,” ujarnya dalam Public Expose Live 2026 (Pubex Live 2026) secara daring di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Di segmen produktif, portofolio kredit Bank Jatim menaungi segmen mikro, ritel dan menengah, hingga korporasi.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dinilai sebagai salah satu penopang utama di segmen mikro, sedangkan Jatim Ritel memegang peran kontributor dominan pada segmen ritel dan menengah.

Dalam rangka mempertahankan kualitas kredit, Winardi menambahkan, Bank Jatim menempuh deretan langkah preventif maupun kuratif.

Upaya tersebut mencakup peninjauan kualitas kredit, penguatan peran account officer serta manajemen risiko, restrukturisasi, penanganan kredit bermasalah, pembenahan proses bisnis, penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), hingga pemantauan dan pengendalian berkala.

Winardi menegaskan di samping pengokohan bisnis, Bank Jatim secara konsisten menjalankan komitmen terhadap implementasi prinsip keberlanjutan.

Sepanjang 2025, penyaluran kredit untuk sektor usaha berwawasan lingkungan berhasil menembus Rp5,40 triliun.

Komitmen tersebut turut direalisasikan lewat beragam agenda tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di ranah pendidikan, kesehatan, kebudayaan, sosial, serta upaya pelestarian lingkungan hidup.

“Memasuki semester II, Bank Jatim akan terus melakukan penguatan fundamental dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas aset. Fokus perusahaan mencakup penyaluran kredit yang selektif untuk sektor ekonomi yang masih memiliki prospek,” ujarnya.

Terkini