Perluas Pasar Global, Pola Raya Buka Kantor Baru di New York

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:33:01 WIB
PT Pola Raya Studio (Pola Raya). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Pola Raya Studio (Pola Raya) menyiapkan pembukaan kantor di New York, Amerika Serikat (AS), serta menjajaki akuisisi perusahaan lokal sebagai langkah strategis dalam menjembatani para arsitek, developer, dan korporasi asal Indonesia agar mampu menembus kancah internasional.

Direktur PT Pola Raya Studio, Mohamad Amin Ahlun Nazar, menjelaskan bahwa program utama yang disiapkan ialah membawa para arsitek Indonesia langsung ke New York guna memamerkan karya serta mempresentasikan gagasan mereka di hadapan para developer, firma arsitektur, pemilik proyek, hingga pelaku industri di Amerika Serikat.

Menurut Amin, banyak proyek asal Indonesia yang sebenarnya memiliki kualitas tinggi serta visi mendalam, tetapi kerap menghadapi kendala ketika harus memaparkannya kepada audiens global yang baru pertama kali mengenal karya tersebut.

“Proyek yang baik belum tentu langsung dipahami. Dalam pertemuan bisnis internasional, kami mungkin hanya memiliki waktu yang singkat untuk membuat seseorang memahami skala, nilai, dan alasan sebuah proyek layak diperhatikan,” katanya.

Oleh sebab itu, pihak perusahaan siap membantu para pemilik proyek untuk mengomunikasikan gagasan mereka secara lugas agar calon investor internasional menaruh kepercayaan. 

Para arsitek nantinya akan diberikan ruang khusus untuk menjabarkan tidak hanya hasil akhir visual, melainkan juga latar belakang pemikiran, pengalaman, material, budaya, teknologi, serta pendekatan yang mendasari karya mereka.

Dalam praktiknya, pemanfaatan maket, kriya, material fisik, hingga pengalaman digital dapat diandalkan untuk membantu audiens memahami konsep secara jauh lebih cepat dan menyeluruh.

Sebagai bagian dari langkah ekspansi tersebut, PT Pola Raya Studio bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York telah menandatangani Surat Pernyataan Kehendak atau Letter of Intent pada awal Agustus 2026 guna memperkuat promosi sektor arsitektur, kriya, desain, talenta, dan ekonomi kreatif Indonesia di AS.

Amin menambahkan bahwa penandatanganan dokumen tersebut menjadi tonggak awal kerja sama strategis yang mencakup penyelenggaraan pameran, presentasi, forum bisnis, kegiatan business matching, program arsitektur dan desain, pembuatan maket serta diorama, penyediaan konten digital, hingga program pertukaran pengetahuan.

Tujuan utama dari kemitraan ini bukanlah sekadar membawa nama Pola Raya berkibar di luar negeri. 

Kehadiran tersebut dirancang secara khusus untuk menjadi jembatan bagi para arsitek, pengembang, perusahaan properti, serta berbagai sektor industri nasional agar bisa memperkenalkan kapasitas, proyek unggulan, dan peluang bisnis seluas-luasnya ke pasar global.

Sementara itu, Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York, Winanto Adi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini membuka kesempatan luas bagi kapasitas anak bangsa untuk terhubung langsung dengan jejaring internasional yang relevan.

"Indonesia memiliki arsitek, perajin, desainer, dan perusahaan dengan kemampuan yang kuat. Yang dibutuhkan adalah ruang agar kemampuan tersebut dapat diperkenalkan dengan baik, dipahami, dan berkembang menjadi hubungan profesional serta bisnis yang nyata," ujarnya.

Winanto juga menegaskan bahwa Kota New York dipilih karena statusnya sebagai salah satu pusat utama perekonomian, arsitektur, properti, desain, dan investasi dunia, yang mempertemukan para pengembang, firma arsitektur, investor, institusi keuangan, akademisi, pelaku teknologi, serta industri kreatif dari berbagai penjuru dunia.

Terkini