Dukung UMKM Sumsel, Bank Sumsel Babel Siapkan Akses Pasar Luas

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:44:31 WIB
Pelepasan Tim Jelajah UMKM 2026 Provinsi Sumatra Selatan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) secara aktif menggenjot para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di wilayah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) agar kian gencar memperluas jangkauan pasar produk mereka.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, memaparkan bahwa proses pengembangan sektor UMKM ini memerlukan uluran dukungan yang bersifat komprehensif dan luas, mulai dari aspek pendampingan intensif, penguatan kapasitas skala usaha, hingga pembukaan akses jalur pemasaran yang lebih terbuka.

“UMKM merupakan salah satu kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatra Selatan. Kami melihat perkembangan UMKM di Sumsel terus menunjukkan potensi yang sangat besar, baik dari sisi jumlah pelaku usaha maupun produk-produk unggulan yang dihasilkan,” kata Suryadi, Kamis (27/8/2026).

Menurut pandangannya, keberadaan segmen UMKM bagi institusi Bank Sumsel Babel tidak sekadar diposisikan sebagai target lini bisnis semata, melainkan sudah menjelma menjadi bagian fundamental dari struktur ekosistem perekonomian daerah. Oleh karena itu, skema dukungan bagi para pelaku wirausaha lokal ini perlu diarahkan agar mampu bertumbuh secara berkesinambungan.

“Bagi Bank Sumsel Babel, UMKM bukan hanya merupakan segmen bisnis, tetapi juga bagian penting dari ekosistem perekonomian daerah yang perlu kami dukung dan kembangkan bersama,” ujarnya.

Suryadi menuturkan lebih lanjut bahwa bentuk dukungan konkret tersebut tidak semata-mata bertumpu pada penyaluran fasilitas pembiayaan finansial saja. Jajaran Bank Sumsel Babel turut serta mengawal peningkatan kapasitas kompetensi para pelaku usaha, memberikan program pendampingan, serta memperluas akses pasar agar komoditas produk UMKM semakin dikenal luas oleh masyarakat.

Bentuk sokongan nyata ini juga diwujudkan melalui keikutsertaan sebagai sponsor dalam pelbagai agenda kegiatan yang menyediakan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memamerkan produk unggulan, merajut jejaring relasi bisnis, serta menggapai peluang pasar yang jauh lebih luas.

“Kami ingin kehadiran Bank Sumsel Babel dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pelaku UMKM, sehingga mereka tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga naik kelas dan semakin kompetitif,” tutur Suryadi.

Ia menilai bahwa upaya memperkokoh fondasi UMKM di Sumsel tidak mungkin bisa diselesaikan secara parsial oleh satu pihak saja. Diperlukan adanya wujud sinergi dan kolaborasi lintas sektor yang erat antara pihak perbankan, jajaran pemerintah daerah, komunitas lokal, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan terkait guna membangun ekosistem UMKM yang jauh lebih kuat dan tangguh.

Suryadi menyematkan harapan besar agar ke depannya para pelaku UMKM Sumsel tidak hanya sekadar bertahan menghadapi ketatnya persaingan pasar, melainkan mampu menaikkan skala kapasitas usaha serta memperluas sebaran jangkauan produk mereka.

“Harapan kami, UMKM Sumsel semakin maju, produknya semakin dikenal, mampu menembus pasar yang lebih luas, dan pada akhirnya dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Menutup keterangannya, ia menegaskan bahwa pihak Bank Sumsel Babel akan terus mengambil peran aktif dalam proses pengawalan pengembangan UMKM sebagai wujud implementasi misi utama sebagai bank pembangunan daerah.

“Bank Sumsel Babel akan terus hadir dan mengambil bagian dalam proses tersebut, sebagai bank pembangunan daerah yang tumbuh bersama masyarakat dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Sumatra Selatan,” pungkasnya.

Terkini