Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Gelombang 2 September 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:45:01 WIB
Ilustrasi Peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) [FOTO: NET].

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bakal membuka gerbang pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional atau Maganghub Angkatan II Batch 2 Tahun 2026 pada 3–8 September 2026.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mewanti-wanti supaya para calon peserta mulai menggembleng persiapan diri dengan mencermati bidang pemagangan yang diminati sebelum masa pendaftaran resmi bergulir.

Menurut penjelasannya, amat krusial bagi calon peserta magang untuk menentukan bidang pemagangan yang linier dengan minat dan kompetensinya, mengingat program ini diproyeksikan memberi pengalaman yang menunjang pengasahan kompetensi peserta.

“Kami ingin pemagangan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja dan pembelajaran yang relevan dengan kompetensinya, bukan sekadar mengikuti program. Karena itu, calon peserta perlu mempersiapkan diri dan mencermati kesempatan yang paling sesuai,” kata Yassierli dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Ia memaparkan, sebelum jalur pendaftaran peserta resmi dibuka, jajaran mitra penyelenggara pemagangan yang melingkupi korporasi swasta dan Kementerian/Lembaga (K/L) bakal mendaftarkan kuota kesempatan pemagangan pada kurun 21–31 Agustus 2026. Fase selanjutnya yakni verifikasi oleh pihak Kemnaker yang kelak ditayangkan pada 1–3 September 2026.

Lebih jauh, para peserta yang telah menuntaskan pendaftaran bakal menjalani tahapan proses rekrutmen beserta pengusulan oleh mitra penyelenggara pada 9–15 September 2026. Kemnaker lantas menggelar seleksi dan penetapan peserta pada 16–18 September 2026, yang mana jadwal pengumuman kelulusannya jatuh pada 18 September 2026.

“Peserta yang dinyatakan lolos akan mulai mengikuti pemagangan pada 21 September 2026,” ujarnya.

Yassierli menegaskan, mutu pelaksanaan pemagangan turut menjadi pilar utama supaya program ini menghadirkan faedah konkrit bagi peserta. Maka dari itu, pihak mitra penyelenggara diimbau menjamin alur proses pembelajaran di arena pemagangan berlangsung optimal.

“Mitra penyelenggara pemagangan perlu memastikan peserta mendapatkan kesempatan belajar dan pengalaman kerja yang relevan selama mengikuti pemagangan. Dengan begitu, program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pengembangan kompetensi peserta,” ujar Yassierli.

Terkini