JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan menunjuk Alex Widi Kristiono selaku kandidat anggota Dewan Komisaris Pengganti PT Bursa Efek Indonesia bagi sisa periode 2024–2028. Keputusan itu dijalankan guna mengisi posisi anggota Dewan Komisaris Bursa Efek Indonesia yang lowong dan masih menanti lampu hijau pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
Bursa Efek Indonesia mengutarakan penunjukan tersebut bersandar pada surat OJK Nomor SR-13/D.04/2026 bertanggal 4 Agustus 2026 mengenai Penetapan Calon Anggota Dewan Komisaris Pengganti PT Bursa Efek Indonesia Masa Jabatan 2024–2028.
"Melalui surat tersebut, OJK telah menetapkan Alex Widi Kristiono sebagai Calon Anggota Dewan Komisaris Pengganti PT Bursa Efek Indonesia Masa Jabatan 2024–2028," demikian pengumuman Bursa Efek Indonesia, Kamis (6/8/2026).
Bursa Efek Indonesia menerangkan, pemilihan kandidat komisaris pengganti itu dilaksanakan dalam kerangka pengisian kursi anggota Dewan Komisaris Bursa Efek Indonesia untuk sisa masa jabatan 2024–2028.
Akan tetapi, pelantikan Alex Widi Kristiono sekadar bakal sah sesudah mengantongi restu pemegang saham dalam RUPSLB. Bursa Efek Indonesia sendiri telah menetapkan jadwal RUPSLB pada Rabu, 12 Agustus 2026. Terdahulu, panggilan RUPSLB telah diedarkan kepada para pemegang saham lewat surat tercatat serta laman resmi perseroan pada 28 Juli 2026.
Adapun pemegang saham yang berhak mendatangi RUPSLB ialah pihak yang namanya terdaftar di dalam Daftar Pemegang Saham Bursa Efek Indonesia pada 27 Juli 2026 pukul 17.00 WIB.
PROFIL Alex Widi Alex Widi Kristiono merupakan tenaga ahli yang mempunyai pengalaman melampaui tiga dasawarsa pada sektor pasar modal, jasa keuangan, serta korporasi. Sekarang ia memegang posisi sebagai Director of Risk Management & Operations PT Mandiri Sekuritas semenjak 1 Juli 2022, serta memikul tugas sebagai Plt.
Direktur Utama Mansek. Di dalam kedudukan tersebut, Alex memikul beban mengawasi bidang manajemen risiko, hukum beserta kepatuhan, perbendaharaan, penyelesaian dan penitipan, hingga perlindungan informasi perusahaan.
Sebelum bergabung bersama Mandiri Sekuritas, Alex sempat menduduki pelbagai posisi strategis, antara lain selaku Managing Director PT Indo Premier Sekuritas, Direktur Keuangan PT South Pacific Viscose, Direktur Utama PT Cardig Aero Services, Manager Business Development Cabot Indonesia, serta Direktur Keuangan PT Pangansari Utama.
Pada permulaan kariernya, ia pun pernah bertugas di Badan Penyehatan Perbankan Nasional sebagai Assistant Vice President Loan Work Out serta merintis karier pada bidang perbankan sebagai analis kredit.
Dari sisi pendidikan, Alex memperoleh gelar Master of Arts in International Business and Management dari University of Westminster, Inggris, seusai sebelumnya merampungkan studi sarjana Hubungan Internasional di Universitas Katolik Parahyangan. Ia pun mengikuti pelbagai program pendidikan eksekutif, mencakup Designing and Executing Corporate Strategy di Harvard Business School pada 2024.
Alex turut memegang izin profesi pasar modal berupa Wakil Pedagang Perantara Efek serta Wakil Penjamin Emisi Efek dari Otoritas Jasa Keuangan.