Pameran Solusi Air, Energi, dan Lingkungan Siap Digelar di JIExpo Kemayoran

Kamis, 06 Agustus 2026 | 04:25:01 WIB
Pameran internasional industri air dan air limbah Indo Water 2026 Expo & Forum akan diselenggarakan pada 11–13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. (Foto: NET)

JAKARTA - Pameran internasional industri air dan air limbah Indo Water 2026 Expo & Forum akan diselenggarakan pada 11–13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. 

Ajang yang dihelat PT Napindo Media Ashatama (Napindo) ini berfungsi sebagai wadah bisnis serta pertukaran pengetahuan bagi pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. 

Indo Water 2026 dilangsungkan bersamaan dengan Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex, dan Indonesia International Smart City (IISMEX) 2026 Expo & Forum. 

Sebanyak 700 peserta dari 23 negara akan menempati area pameran seluas lebih dari 20.000 meter persegi, dengan target lebih dari 17.000 pengunjung profesional.

Project Director Napindo, Lisa Rusli, mengutarakan bahwa pelaksanaan enam pameran dalam satu platform bertujuan menghadirkan inovasi, teknologi, serta kolaborasi lintas sektor demi mendukung pembangunan berkelanjutan di tanah air. 

“Memasuki edisi ke-20, Indo Water menghadirkan area pameran yang lebih luas, seminar dan forum industri, serta lebih dari 80 sesi Technical Product Presentation yang membahas teknologi di sektor air, air limbah, pengelolaan sampah dan daur ulang, energi terbarukan, keamanan, proteksi kebakaran, dan kota cerdas,” ujar Lisa lewat keterangannya, Kamis (6/8/2026).

Plt. Direktur Sanitasi Kementerian Pekerjaan Umum, Sandhi Eko Bramono Poedjastanto, menilai Indo Water menjadi platform strategis guna mendukung pembangunan infrastruktur air minum, sanitasi, dan air limbah sekaligus menjadi sarana transfer pengetahuan bagi para pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesian Water Association (IdWA), Agus Umar Yasin, menyatakan bahwa kolaborasi pemerintah bersama pelaku industri penting guna mempercepat penerapan teknologi serta memperkuat tata kelola sumber daya air. 

"IdWA akan menggelar IdWA Training selama pameran serta forum Indonesia Roadmap for Water Resilience and Sustainability pada 11 Agustus," tuturnya.

Rangkaian Indo Waste & Recycling, Indo Renergy & Electric, IISMEX, Indo Security, serta Indo Firex 2026 menampilkan solusi dan inovasi di sektor lingkungan, energi, teknologi, keamanan, serta keselamatan. 

Pada sektor lingkungan, fokus utama diarahkan pada penguatan pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular melalui sinergi pemerintah bersama industri daur ulang, termasuk pelaksanaan Coaching Clinic oleh Kementerian Lingkungan Hidup serta The ASEAN Recycling Summit 3.0.

Yayah Rodiana, selaku Kapokja Pengelolaan Limbah Non-B3 Kementerian Lingkungan Hidup mengemukakan bahwa percepatan implementasi ekonomi sirkular memerlukan penguatan sistem pengelolaan sampah. Kementerian Lingkungan Hidup pun akan menyelenggarakan Coaching Clinic selama tiga hari pelaksanaan pameran.

Sejalan dengan hal tersebut, Edy Supriyanto, Sekretaris Jenderal Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), menegaskan bahwa industri daur ulang plastik saat ini mempunyai peran strategis dalam mendukung penguatan ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.

Di bidang energi, Indo Renergy & Electric 2026 mendorong transisi energi berkelanjutan lewat teknologi green energy seperti energi panas bumi, hidro, biomassa, dan hidrogen. Salah satu inovasi yang dipamerkan ialah kendaraan hidrogen karya mahasiswa ITS.

Di sisi lain, IISMEX, Indo Security, serta Indo Firex 2026 menyajikan solusi transformasi digital, keamanan, proteksi kebakaran, dan keselamatan guna memperkuat ketahanan wilayah. 

Pemerintah dan asosiasi industri menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi, peningkatan tata kelola kota, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor keamanan.

Terkini