JAKARTA - Gudeg yang dikenal sebagai kuliner khas Yogyakarta kini semakin mudah ditemukan di Surabaya.
Kehadirannya tidak hanya sekadar menghadirkan rasa manis yang identik, tetapi juga berkembang dengan berbagai variasi, mulai dari yang dipadukan dengan pecel hingga sentuhan rasa pedas yang menyesuaikan selera lokal.
Di berbagai sudut kota, gudeg menjadi salah satu pilihan kuliner yang mampu menghadirkan nuansa nostalgia. Tidak sedikit tempat makan yang tetap mempertahankan resep tradisional, bahkan ada yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Hal ini membuat gudeg di Surabaya memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner lintas daerah.
Dilansir dari laman Go Travelly dan Jejak Piknik pada Selasa (7/4), berikut sebelas rekomendasi tempat kuliner gudeg di Surabaya.
Gudeg Legendaris dan Pionir dengan Cita Rasa Khas Bertahan Lama
-Gudeg Bu Toegijo
Warung yang sudah beroperasi sejak era 1970-an ini menjadi salah satu pelopor gudeg legendaris yang tetap eksis hingga kini di Jl. Gubeng Kertajaya VI A No. 46, Kertajaya, Gubeng.
Cita rasanya memadukan gudeg gaya Solo dengan rempah-rempah khas Jawa Timur, menghasilkan perpaduan yang unik dan berbeda dari gudeg pada umumnya.
Selain gudeg, tersedia pula menu pecel khas Jawa Timur sebagai pilihan pendamping, dengan harga tidak lebih dari Rp25.000 per porsi.
Warung ini buka setiap hari Senin hingga Minggu mulai pukul 07.00 hingga 15.00, cocok untuk sarapan maupun makan siang.
-Gudeg Bu Har
Warung yang berlokasi di Jl. Tidar, Petemon, Sawahan ini buka setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 05.00 hingga 15.00, menjadikannya pilihan sarapan pagi yang populer.
Menu yang tersedia mencakup gudeg komplit, gudeg campur, dan gudeg pecel, semuanya dibanderol dengan harga Rp25.000 per porsi.
Meski tampilannya sederhana, kelezatan gudegnya menjadi daya tarik utama yang membuat warung ini selalu ramai dikunjungi.
Pilihan Gudeg dengan Porsi Besar dan Variasi Menu Beragam
-Gudeg Bu Harnik
Depot yang berlokasi di Jl. Dharmahusada No. 112, Mojo, Gubeng ini menawarkan gudeg dengan porsi yang cukup melimpah dan tempat yang luas, cocok untuk makan bersama keluarga atau rekan.
Pilihan menunya beragam, mulai dari gudeg vegetarian, gudeg pedas, hingga gudeg pecel yang menjadi keunggulan depot ini dibanding tempat lain.
Harga per porsi Rp25.000 dan depot ini buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 16.00.
-Gudeg Bu Nyoto
Warung bertenda sederhana yang berlokasi di Jl. Barata Jaya Raya No. 1, Kertajaya, Gubeng ini hanya buka dari pukul 17.00 hingga 21.00 setiap harinya.
Sajian gudegnya dikemas dalam wadah besek yang memberikan kesan tradisional dan unik, berbeda dari warung gudeg pada umumnya.
Harga per porsi hanya Rp15.000–Rp25.000, dan dagangannya kerap habis jauh sebelum jam tutup karena tingginya animo pembeli.
Cita Rasa Gudeg Jogja dengan Sentuhan Lokal yang Menggugah
-Gudeg Bu Yul
Warung yang berlokasi di Jl. Dharmahusada No. 221B, Mojo, Gubeng ini menawarkan gudeg dengan cita rasa manis khas Yogyakarta yang mudah diterima berbagai lidah.
Setiap porsi hadir lengkap dengan nasi hangat, cecek, kacang kedelai goreng, paha ayam, dan siraman kuah kental opor yang gurih.
Tekstur kreceknya tidak terlalu basah dan porsinya cukup memuaskan, dengan harga Rp20.000 per porsi dan buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 17.00.
-Warung Dupa
Nama Dupa pada warung yang berlokasi di Jl. Dukuh Pakis I No. 15, Dukuh Pakis ini merupakan singkatan dari nama daerahnya, yaitu Dukuhpakis.
Satu porsi nasi gudegnya hadir dengan isian yang sangat lengkap dan cita rasa khas Yogyakarta yang terasa autentik.
Selain gudeg, tersedia pula menu lain seperti nasi pecel, rawon, urap, dan gado-gado, dengan harga mulai Rp20.000 dan buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 16.00.
-Gudeg Kendil Bu Setyo
Keunikan warung ini terletak pada penyajian gudegnya yang ditempatkan dalam kendil, sebuah wadah tanah liat tradisional yang menjadi ciri khas yang langsung dikenali.
Selain gudeg, tersedia pula menu garang asem dan sop buntut sebagai pilihan pendamping yang tidak kalah menarik.
Ragam Pilihan Gudeg dan Lokasi Favorit yang Mudah Dijangkau
-Depot Gudeg Solo
Depot yang berlokasi di Jl. Raya Kendangsari No. 23, Jemur Wonosari, Wonocolo ini menawarkan gudeg khas Solo yang berhasil menarik banyak pelanggan di kota ini.
Menu pelengkapnya sangat beragam, mulai dari nasi timlo, rames, lontong opor, sop ayam, lontong cap gomeh, hingga nasi langgi.
Harga mulai dari Rp18.000 hingga Rp22.000 dan depot ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 20.00.
-Gudeg Pecel Cedhak Ubaya
Warung yang berlokasi berdekatan dengan Universitas Surabaya (Ubaya) ini menjadikan gudeg pecel sebagai menu favorit yang paling banyak dipesan.
Harga per porsi hanya Rp20.000, menjadikannya pilihan terjangkau yang digemari warga sekitar kampus maupun masyarakat umum.
-Gudeg Bu Hanifah
Warung yang berlokasi di Jl. Raya Prapen, Tenggilis Mejoyo ini dikenal luas berkat daging gudeg yang diolah dengan sangat empuk dan bumbu yang meresap gurih.
Selain gudeg, warung ini juga terkenal dengan bubur ayamnya yang menggugah selera sebagai pilihan menu lain yang patut dicoba.
-Gudeg Yu Djum
Cabang dari warung gudeg legendaris Yogyakarta ini hadir di Jl. Darmo Kali, Wonokromo, menghadirkan cita rasa manis dan gurih khas yang sudah lama dikenal luas.
Sajiannya bisa dikemas dalam besek atau kendil, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang praktis dan bernilai tradisional tinggi.
Dengan banyaknya pilihan tempat makan gudeg di Surabaya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Yogyakarta untuk menikmati hidangan ini. Setiap warung menawarkan ciri khas tersendiri, baik dari segi rasa, penyajian, maupun suasana, sehingga memberikan pengalaman kuliner yang beragam dan menarik.