BNPB Tegaskan Status Anak Krakatau Masih Siaga Level Tiga

BNPB Tegaskan Status Anak Krakatau Masih Siaga Level Tiga
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda sampai saat ini masih berada di Level III (Siaga). (Foto: NET)

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda sampai saat ini masih berada di Level III (Siaga) karena tingginya peluang terjadinya erupsi susulan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa penentuan status tersebut didasarkan atas kajian menyeluruh Badan Geologi terhadap pergerakan vulkanik Gunungapi Anak Krakatau.

"Berdasarkan perkembangan aktivitas tersebut, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap Level III (Siaga). Probabilitas terjadinya letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya dinilai masih tinggi," kata Berton.

Berton menjelaskan bahwa walaupun masa letusan terus-menerus selama 25 jam sejak 4 September telah berhenti, Gunung Anak Krakatau saat ini bertransisi ke fase erupsi Strombolian episodik yang terdeteksi sebanyak 14 kali hingga Jumat pagi.

Berdasarkan penilaian kegempaan, gempa vulkanik dangkal memang tercatat berkurang, akan tetapi gempa vulkanik dalam justru memperlihatkan peningkatan yang menandakan masih adanya pasokan magma dari bagian bawah.

Pemantauan pada periode 10-11 September 2026 melaporkan kemunculan satu kali gempa erupsi, 21 kali gempa Low Frequency, 13 kali gempa Hybrid, 28 kali gempa Vulkanik Dangkal, 18 kali gempa Vulkanik Dalam, serta tremor menerus.

Potensi bahaya yang harus diwaspadai oleh publik saat ini mencakup lontaran batu pijar, hujan abu tebal, serta kemungkinan adanya aliran lava jika erupsi beruntun kembali berlangsung.

Berdasarkan ketetapan status Siaga Level III tersebut, BNPB memperingatkan warga, pelancong, serta pendaki agar tidak melakukan kegiatan apapun di dalam zona aman 5 kilometer dari kawah aktif.

BNPB turut meminta warga di pesisir Banten dan Lampung supaya tetap tenang, menjalani kegiatan seperti biasa, dan mengabaikan kabar bohong mengenai tsunami terkait erupsi Gunung Anak Krakatau yang tidak berasal dari saluran resmi pemerintah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index