Analisis IHSG 18 Agustus 2026: Berpeluang Menguat ke 6.544

Analisis IHSG 18 Agustus 2026: Berpeluang Menguat ke 6.544
Pengunjung melihat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih menyimpan potensi untuk meneruskan tren penguatannya menuju kisaran level 6.440 hingga 6.544 pada sesi perdagangan hari esok, Selasa (18/8/2026).

Tim Analis MNC Sekuritas memaparkan bahwa pergerakan IHSG sebelumnya ditutup menguat sebesar 1,59% ke posisi 6.401 yang turut diiringi dengan adanya lonjakan pada volume pembelian. Posisi pergerakan indeks secara teknikal juga terpantau masih berada di atas garis rata-rata pergerakan Moving Average 20 (MA20).

“Dalam skenario terbaik, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], sehingga berpeluang menguat ke area target 6.440–6.544,” tulis MNC Sekuritas dikutip Senin (17/8/2026).

Walaupun demikian, para investor tetap diingatkan agar senantiasa mewaspadai skenario terburuk seandainya IHSG terindikasi telah merampungkan pembentukan wave (a) pada pola diagonal, di mana kondisi tersebut membuatnya rentan mengalami koreksi turun ke rentang 5.890 sampai 6.192 guna membentuk wave (b).

Meninjau aspek teknikal pasar, titik support IHSG untuk perdagangan esok hari berada di kisaran level 6.201 serta 6.029. Sementara itu, untuk batasan level resistance terdekat dipatok pada posisi 6.454 dan 6.599.

MNC Sekuritas turut membagikan sejumlah rekomendasi analisis teknikal beserta target harga untuk beberapa pilihan saham unggulan guna menghadapi perdagangan hari Selasa (18/8/2026):

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) - Buy on Weakness MNC Sekuritas mencatat bahwa saham AADI berhasil mengalami penguatan sebesar 4,14% ke level 9.425 yang disertai peningkatan volume pembelian serta konsisten bergerak di atas indikator MA20. Posisi saham AADI ini dianalisis tengah berada pada bagian wave [v] dari wave C.

Buy on Weakness: 9.225–9.350

Target Price: 9.575, 9.975

Stoploss: di bawah 9.150

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Trading Buy Saham ANTM ditutup menguat sebesar 2,33% ke level 3.070 dengan diikuti oleh kenaikan volume pembelian serta posisinya yang berada di atas MA20. Pergerakan ANTM diperkirakan sedang berada pada bagian wave [d] dari wave B di dalam pola segitiga (triangle).

Trading Buy: 2.810–2.960

Target Price: 3.140, 3.190

Stoploss: di bawah 2.750

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) - Buy on Weakness Saham PGAS terpantau menguat 1,36% ke level 1.495 yang disertai masuknya volume pembelian, meskipun secara tren pergerakannya masih belum sanggup menembus garis MA20. Posisi PGAS diproyeksikan sedang berada pada bagian wave [b] dari wave A.

Buy on Weakness: 1.440–1.465

Target Price: 1.555, 1.620

Stoploss: di bawah 1.425

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) - Trading Buy Saham VKTR mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 7.93% ke level 885 yang disertai derasnya volume pembelian yang masuk. Saham VKTR diperkirakan sedang berada pada bagian wave 5 dari wave (A).

Trading Buy: 850–880

Target Price: 935, 975

Stoploss: di bawah 835

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index