Tabungan Haji BCA Syariah

Tabungan Haji BCA Syariah Tumbuh 16,4 Persen, Layanan Digital Jadi Pendorong

Tabungan Haji BCA Syariah Tumbuh 16,4 Persen, Layanan Digital Jadi Pendorong
Tabungan Haji BCA Syariah Tumbuh 16,4 Persen, Layanan Digital Jadi Pendorong

JAKARTA - Di tengah perkembangan teknologi keuangan, layanan digital semakin memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan produk perbankan syariah. Kemudahan akses dan transaksi menjadi faktor utama yang memengaruhi minat masyarakat dalam menabung, termasuk untuk kebutuhan ibadah haji dan umrah.

PT Bank BCA Syariah mencatat pertumbuhan positif pada produk tabungan haji hingga awal 2026. Kenaikan ini didorong kemudahan layanan digital yang mempermudah nasabah dalam bertransaksi.

Direktur BCA Syariah Pranata Nazamuddin menyampaikan, produk haji dan umrah perseroan menunjukkan tren pertumbuhan sepanjang tahun ini.

Hingga Februari 2026, jumlah rekening haji tercatat mencapai 5.614 rekening, meningkat 16,4% secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji sejak dini dengan dukungan layanan yang semakin praktis.

Produk Tahapan Mabrur Ikut Tumbuh Seiring Kebutuhan Ibadah

Selain tabungan haji, produk tabungan ibadah lainnya juga menunjukkan kinerja yang positif. Hal ini menandakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis syariah terus meningkat.

Selain itu, tabungan ibadah dengan akad wadiah melalui produk Tahapan Mabrur juga mengalami kenaikan. Jumlah rekening tercatat mencapai 13.682 rekening atau tumbuh 13% (yoy).

Kenaikan ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya fokus pada persiapan haji, tetapi juga memanfaatkan produk perbankan syariah untuk kebutuhan ibadah lainnya secara berkelanjutan.

Layanan Digital BSya Permudah Setoran dan Transaksi Nasabah

Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini adalah penguatan layanan digital yang terus dikembangkan oleh BCA Syariah. Inovasi ini memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengakses berbagai layanan keuangan.

Menurut Pranata, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari penguatan layanan digital. Nasabah kini dapat melakukan pembayaran setoran haji melalui aplikasi BSya, sehingga proses menjadi lebih praktis.

“Kami juga berkolaborasi dengan berbagai travel agent maupun expo untuk memberikan manfaat tambahan bagi nasabah yang ingin menjalankan ibadah umrah,” ujarnya.

Kolaborasi ini turut memperluas ekosistem layanan, sehingga nasabah mendapatkan kemudahan tidak hanya dalam menabung, tetapi juga dalam merencanakan perjalanan ibadah.

Transformasi Menjadi Bank Devisa dan Penguatan Fitur Valas

Seiring dengan perkembangan bisnis, BCA Syariah juga melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan layanan kepada nasabah. Salah satunya adalah transformasi menjadi bank devisa.

Di sisi lain, BCA Syariah saat ini tengah bertransformasi menjadi bank devisa. Perseroan juga mengembangkan fitur transaksi berbasis valuta asing (valas) untuk mendukung kebutuhan nasabah.

Pengembangan fitur valas ini diharapkan dapat mempermudah transaksi nasabah, khususnya saat menjalankan ibadah haji dan umrah di luar negeri.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan layanan yang lebih komprehensif bagi nasabah yang memiliki kebutuhan transaksi lintas negara.

Dana Haji Nasional Tumbuh, Minat Masyarakat Tetap Tinggi

Pertumbuhan tabungan haji di BCA Syariah juga sejalan dengan tren nasional yang menunjukkan peningkatan dana haji secara keseluruhan. Hal ini menandakan bahwa minat masyarakat terhadap ibadah haji tetap tinggi.

Sementara itu, hingga awal April 2026, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat dana haji yang terkumpul telah mencapai Rp 180,72 triliun.

Kondisi ini menunjukkan minat masyarakat terhadap tabungan haji tetap terjaga, meski di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Dengan dukungan layanan digital, inovasi produk, serta kondisi pasar yang masih kondusif, pertumbuhan tabungan haji diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index