Real Madrid

Real Madrid Selalu Aman Saat Penalti, Catatan Impresif Sepanjang Musim 2025 2026

Real Madrid Selalu Aman Saat Penalti, Catatan Impresif Sepanjang Musim 2025 2026
Real Madrid Selalu Aman Saat Penalti, Catatan Impresif Sepanjang Musim 2025 2026

JAKARTA - Musim 2025/2026 menjadi periode yang menarik bagi Real Madrid, terutama dalam hal efektivitas mereka memanfaatkan situasi penalti.

 Di tengah persaingan ketat berbagai kompetisi, Los Blancos menunjukkan konsistensi luar biasa setiap kali mendapatkan hadiah titik putih. 

Penalti bukan sekadar peluang mencetak gol, tetapi menjadi jaminan poin bagi tim ibu kota Spanyol tersebut.

Kemenangan tipis 2-1 atas Rayo Vallecano dalam lanjutan Liga Spanyol akhir pekan lalu kembali menegaskan tren tersebut. 

Gol penentu kemenangan lahir dari eksekusi penalti Kylian Mbappe pada menit-menit akhir pertandingan. Hasil itu bukan hanya memastikan tiga poin, tetapi juga memperpanjang catatan impresif Real Madrid setiap kali memperoleh kesempatan dari jarak 12 pas.

Penalti Jadi Faktor Penentu Banyak Laga

Sepanjang musim ini, Real Madrid tergolong sering mendapatkan hadiah penalti di berbagai ajang. Hingga awal Februari 2026, total sudah 15 penalti diterima Los Merengues di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, tidak satu pun laga berakhir dengan kekalahan.

Di ajang Liga Spanyol saja, Real Madrid telah memperoleh 11 penalti dari 22 pertandingan. Angka ini menunjukkan betapa agresifnya permainan Madrid di area pertahanan lawan, sekaligus menempatkan penalti sebagai elemen penting dalam perolehan hasil mereka.

Dari seluruh laga yang melibatkan penalti, Madrid mencatatkan 14 kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan ini memperlihatkan bahwa penalti bukan sekadar tambahan gol, melainkan kerap menjadi pembeda hasil akhir pertandingan.

Peran Kylian Mbappe Sebagai Eksekutor Utama

Keberhasilan Real Madrid dalam memaksimalkan penalti tidak lepas dari peran Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu menjadi algojo utama dan tampil sangat efektif. Dari 13 kesempatan penalti yang diambilnya musim ini, Mbappe sukses mencetak 12 gol.

Satu-satunya kegagalan Mbappe terjadi saat Real Madrid menghadapi Barcelona pada Oktober 2025. Pada kesempatan tersebut, tembakannya berhasil ditepis oleh kiper Wojciech Szcesny. Meski demikian, kegagalan itu tidak mengurangi kepercayaan pelatih dan tim kepadanya sebagai eksekutor utama.

Ketajaman Mbappe dari titik putih bahkan membawanya mendekati catatan bersejarah. Ia berada di ambang rekor legenda Real Madrid, Cristiano Ronaldo, yang mencetak 13 gol penalti dalam satu musim Liga Spanyol pada 2013/2014.

Kontribusi Vinicius Junior Melengkapi Statistik

Selain Mbappe, Vinicius Junior juga turut berkontribusi dalam daftar pencetak gol penalti Real Madrid musim ini. Winger asal Brasil tersebut mencatat satu gol dari dua kesempatan penalti yang diperolehnya.

Satu kegagalan Vinicius terjadi saat Real Madrid menang telak 4-0 atas Valencia. Meski gagal, hasil akhir pertandingan tetap berpihak pada Madrid, mempertegas bahwa kegagalan penalti tidak selalu berdampak buruk bagi hasil mereka.

Keberadaan lebih dari satu eksekutor memberi fleksibilitas bagi Real Madrid, terutama dalam situasi tekanan tinggi atau ketika Mbappe tidak berada di lapangan.

Penalti dan Jaminan Hasil Positif

Menariknya, tidak ada satu pun pertandingan Real Madrid musim ini yang berakhir dengan kekalahan ketika mereka mencetak gol dari penalti. Bahkan dalam satu-satunya laga yang berakhir imbang, penalti justru menyelamatkan Madrid dari kekalahan.

Hal tersebut terjadi saat Real Madrid menghadapi Girona pada November 2025. Laga berakhir imbang 1-1, dan gol penyama kedudukan Madrid lahir dari penalti yang dieksekusi Kylian Mbappe. Tanpa gol tersebut, Madrid berpotensi pulang tanpa poin.

Fakta ini menunjukkan betapa krusialnya penalti dalam perjalanan Real Madrid musim ini, baik untuk mengamankan kemenangan maupun menghindari kekalahan.

Konsistensi di Semua Kompetisi

Penalti yang diperoleh Real Madrid tersebar di berbagai ajang, mulai dari Liga Spanyol hingga kompetisi lainnya. Hal ini mencerminkan konsistensi permainan agresif Madrid di setiap turnamen yang diikuti.

Baik bermain di kandang maupun tandang, penalti kerap menjadi senjata efektif. Eksekusi yang tenang, pemilihan eksekutor yang tepat, serta mentalitas pemain dalam situasi tekanan menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.

Statistik Penalti Real Madrid di Semua Kompetisi 2025/2026

19/08/2025: Real Madrid 1-0 Osasuna (Kylian Mbappe) 

16/09/2025: Real Madrid 2-1 Marseille (Kylian Mbappe) 

16/09/2025: Real Madrid 2-1 Marseille (Kylian Mbappe) 

23/09/2025: Levante 1-4 Real Madrid (Kylian Mbappe) 

30/09/2025: Kairat Almaty 0-5 Real Madrid (Kylian Mbappe) 

04/10/2025: Real Madrid 3-1 Villarreal (Vinicius Junior) 

26/10/2025: Real Madrid 2-1 Barcelona (Kylian Mbappe) 

01/11/2025: Real Madrid 4-0 Valencia (Vinicius Junior) 

01/11/2025: Real Madrid 4-0 Valencia (Kylian Mbappe) 

30/11/2025: Girona 1-1 Real Madrid (Kylian Mbappe) 

17/12/2025: CF Talavera 2-3 Real Madrid (Kylian Mbappe) 

20/12/2025: Real Madrid 2-0 Sevilla (Kylian Mbappe) 

17/01/2026: Real Madrid 2-0 Levante (Kylian Mbappe)

 24/01/2026: Villarreal 0-2 Real Madrid (Kylian Mbappe) 

01/02/2026: Real Madrid 2-1 Rayo Vallecano (Kylian Mbappe) 

Penalti Sebagai Simbol Mental Juara

Catatan tak terkalahkan setiap kali mendapatkan penalti mencerminkan mentalitas juara Real Madrid. Dalam situasi tekanan tinggi, para pemain mampu menjaga fokus dan mengeksekusi peluang dengan maksimal.

Jika tren ini berlanjut hingga akhir musim, penalti bisa menjadi salah satu faktor kunci Real Madrid dalam perburuan gelar di berbagai kompetisi. Dengan Mbappe yang terus konsisten dan dukungan pemain lain, Los Blancos menunjukkan bahwa mereka sangat siap memanfaatkan setiap peluang yang diberikan lawan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index