JAKARTA - Awal Februari 2026 menjadi momentum penting bagi industri otomotif nasional.
Indonesia International Motor Show kembali hadir sebagai pameran otomotif tahunan berskala nasional. Ajang ini kembali menyapa pencinta otomotif dari berbagai daerah Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ini, IIMS menargetkan nilai transaksi mencapai Rp8 triliun. Target tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk otomotif. Penyelenggara optimistis pencapaian tersebut dapat direalisasikan.
IIMS 2026 akan berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 15 Februari 2026. Lokasi tersebut dinilai strategis untuk menjangkau pengunjung lebih luas.
Transformasi Pameran Menjadi Ajang Gaya Hidup
Tidak hanya menampilkan kendaraan terbaru, IIMS 2026 mengalami transformasi konsep. Pameran ini berkembang menjadi ajang hiburan dan gaya hidup. Segmen pengunjung yang disasar pun menjadi lebih luas.
Pengunjung tidak hanya melihat berbagai model kendaraan terbaru. Beragam aktivitas pendukung turut dihadirkan selama pameran berlangsung. Konsep ini memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Sejumlah program baru dihadirkan dalam IIMS 2026. Program tersebut meliputi sportainment, kompetisi padel berhadiah mobil, hingga edukasi otomotif. Kegiatan edukasi juga menyasar pelajar dan generasi muda.
Dominasi Mobil Dan Perkembangan Kendaraan Listrik
Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung menyampaikan bahwa IIMS 2026 masih didominasi oleh mobil. Tren kendaraan listrik terus menunjukkan peningkatan signifikan. Namun, kendaraan berbahan bakar konvensional masih mendominasi penjualan nasional.
"Sekarang mobil listrik variannya lebih banyak. Ada yang harganya hampir sama dengan LCGC, di bawah Rp200 juta, hingga yang miliaran rupiah. Pilihannya cukup banyak,“ ujar Daswar.
Ia menjelaskan bahwa konsumen kini memiliki banyak pilihan kendaraan listrik. Variasi harga yang tersedia semakin luas. Kondisi tersebut menunjukkan perkembangan positif industri otomotif nasional.
“Sekarang mobil listrik variannya semakin banyak, dari yang harganya setara LCGC hingga kelas premium. Pilihannya luas dan tingkat keterjangkauannya masih masuk bagi konsumen Indonesia,” ujar Daswar.
Optimisme Penyelenggara Di Tengah Dinamika Pasar
Meskipun terdapat dinamika terkait insentif, penyelenggara tetap optimistis. Daswar menilai pasar otomotif nasional masih memiliki potensi pertumbuhan. Meningkatnya minat masyarakat menjadi faktor pendukung utama.
IIMS 2026 diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan industri otomotif. Pameran ini membuka ruang promosi bagi produsen kendaraan. Interaksi langsung dengan konsumen dinilai efektif mendorong penjualan.
Selain itu, kehadiran inovasi teknologi turut menarik perhatian pengunjung. Kendaraan listrik dan fitur terbaru menjadi sorotan utama. Hal ini sejalan dengan arah perkembangan industri otomotif global.
Peran IIMS Bagi Industri Dan Masyarakat
IIMS tidak hanya berfungsi sebagai ajang transaksi otomotif. Pameran ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas. Informasi teknologi otomotif disampaikan secara langsung.
Bagi pelaku industri, IIMS menjadi wadah memperkenalkan produk terbaru. Produsen dapat mengukur respons pasar secara langsung. Hal ini membantu penyusunan strategi bisnis ke depan.
Dengan konsep yang semakin inklusif, IIMS 2026 diharapkan menjangkau lebih banyak kalangan. Perpaduan otomotif, hiburan, dan edukasi menjadi kekuatan utama. Pameran ini diharapkan terus berkontribusi bagi industri nasional.