BSI

PT BSI Luncurkan Jajanan Sehat Nusantara Guna Dukung Program MBG

PT BSI Luncurkan Jajanan Sehat Nusantara Guna Dukung Program MBG
PT BSI Luncurkan Jajanan Sehat Nusantara Guna Dukung Program MBG

JAKARTA - Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi kini menjadi gerakan kolektif yang melibatkan berbagai sektor. PT Bumi Suksesindo (PT BSI), sebagai entitas bisnis yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, mengambil langkah proaktif dengan mengintegrasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka ke dalam agenda nasional. Melalui fasilitas Rumah Pintar, perusahaan menghadirkan inisiatif baru yang menyasar kesehatan generasi muda di tingkat akar rumput.

Program bertajuk "Jajanan Sehat Nusantara Gratis" ini diluncurkan sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dengan fokus pada wilayah operasionalnya di Kecamatan Pesanggaran, PT BSI berusaha memastikan bahwa siswa di daerah tersebut mendapatkan asupan tambahan yang memadai untuk menunjang aktivitas pendidikan mereka sehari-hari.

Sinergi Program Perusahaan dengan Agenda Nasional MBG

Langkah PT BSI, yang merupakan anak perusahaan dari PT Merdeka Copper Gold Tbk, dalam menghadirkan program ini memiliki tujuan yang sangat mendasar, yaitu meningkatkan asupan gizi siswa sekaligus mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Keberadaan PT BSI di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran industri, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan isu-isu sosial dan kesehatan di masyarakat lokal.

Penyaluran asupan tambahan ini dilakukan dengan jadwal yang terorganisir dengan baik. Operator Utama Sekolah Rumah Pintar PT BSI, Sulaiman, menjelaskan bahwa pemberian asupan tambahan ini rutin dilakukan dua kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa dan Kamis. Hal ini dilakukan guna menjaga konsistensi manfaat yang diterima oleh para siswa di Rumah Pintar tersebut.

Fokus pada Konsentrasi Belajar dan Kesehatan Siswa

Latar belakang lahirnya program ini didasari oleh observasi lapangan terhadap kebiasaan para siswa saat memulai hari di sekolah. PT BSI menyadari bahwa kondisi fisik yang prima merupakan prasyarat mutlak bagi efektivitas penyerapan ilmu di dalam kelas. Adanya bantuan nutrisi tambahan ini diharapkan dapat meminimalisir kendala fisik yang dihadapi siswa.

"Kami melihat ada anak-anak yang terkadang belum sempat makan saat berangkat sekolah. Dengan jajanan dan minuman sehat ini, kami berharap mereka bisa lebih konsentrasi dalam menyerap pelajaran," ujar Sulaiman. Pernyataan ini menegaskan bahwa program ini memiliki dampak langsung terhadap kualitas pendidikan melalui pendekatan kesehatan.

Edukasi Kuliner Tradisional dan Pelestarian Budaya Nusantara

Hal unik dari program Jajanan Sehat Nusantara Gratis ini adalah kurasi menu yang disajikan. Pihak penyelenggara sangat memperhatikan nilai gizi sekaligus nilai budaya dalam setiap kudapan yang diberikan kepada siswa. Salah satu kebijakan utamanya adalah menghindari penyajian makanan yang diolah dengan cara digoreng secara berlebihan.

Sebagai gantinya, para siswa disuguhi beragam kudapan tradisional yang dikukus atau direbus, seperti Puding Jagung, Puding Mutiara, Kue Tok, Pukis, hingga Klepon. Untuk melengkapi keceriaan anak-anak, tersedia pula minuman Es Milo yang sangat digemari. Selain faktor kesehatan, langkah ini bertujuan untuk mendekatkan anak-anak dengan kekayaan kuliner asli Indonesia. "Ini juga cara kami mengenalkan sekaligus melestarikan jajanan sehat Nusantara kepada generasi muda agar tidak lupa pada akar budayanya," tambah Sulaiman.

Pemberdayaan Ekonomi Lokal Melalui Kemitraan UMKM

Keberlanjutan program ini tidak hanya dirasakan oleh para siswa, tetapi juga oleh para penggerak ekonomi di sekitar wilayah tambang. Seluruh menu jajanan yang dibagikan diproduksi langsung oleh para pelaku UMKM lokal yang merupakan binaan PT BSI. Skema ini menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif di mana dana CSR perusahaan berputar kembali ke masyarakat melalui pembelian produk-produk lokal.

Program ini menjadi panggung bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang dan meningkatkan kualitas produk mereka. Sinergi ini memastikan bahwa manfaat ekonomi dari kehadiran perusahaan dapat dirasakan secara merata, mulai dari penyedia bahan baku hingga pembuat kue tradisional di desa-desa sekitar.

Komitmen Berkelanjutan Melalui Delapan Pilar PPM

Secara korporasi, inisiatif ini merupakan bagian dari kerangka kerja besar perusahaan dalam menjalankan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Komitmen berkelanjutan ini diatur secara sistematis melalui delapan pilar utama yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Dalam praktiknya, PT BSI menjalankan 8 Pilar program PPM, yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, kelembagaan masyarakat, dan infrastruktur. Program Jajanan Sehat Nusantara merupakan manifestasi nyata dari pilar kesehatan dan pendidikan yang berjalan secara beriringan.

Dampak Positif bagi Kesejahteraan Warga Pesanggaran

Melalui konsistensi dalam menjalankan program-program tersebut, PT BSI berupaya menjadi motor penggerak bagi peningkatan taraf hidup warga. Lokasi operasional yang berada di Banyuwangi dijadikan sebagai pusat percontohan bagaimana sektor swasta dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.

Melalui sinergi antara program Jajanan Sehat Nusantara dan delapan pilar PPM tersebut, PT BSI terus berupaya memberikan dampak positif nyata bagi kesejahteraan warga disekitar Perusahaan. Fokus utama tetap pada wilayah Kecamatan Pesanggaran dan sekitarnya, dengan harapan bahwa generasi muda yang sehat akan menjadi fondasi bagi kemajuan wilayah tersebut di masa depan. Upaya ini membuktikan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan dapat menjadi solusi efektif bagi tantangan gizi nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index