HARGA SEMBAKO

Disperindag Way Kanan Pastikan Sembako Stabil Jelang Ramadan

Disperindag Way Kanan Pastikan Sembako Stabil Jelang Ramadan
Disperindag Way Kanan Pastikan Sembako Stabil Jelang Ramadan

JAKARTA - Menjelang Ramadan, perhatian pemerintah daerah terhadap harga dan ketersediaan sembako semakin meningkat. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Way Kanan mengambil langkah proaktif dengan memantau langsung pasar untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi kenaikan harga yang signifikan.

Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Chandra, bersama timnya, melakukan monitoring di Pasar Pemda Km II Blambangan Umpu. Kegiatan ini tidak hanya sekadar pengamatan, tetapi juga dialog langsung dengan pedagang untuk mendapatkan informasi harga terkini dan mengecek kelancaran pasokan bahan pokok.

Pantauan Harga Sembako

Komoditas yang menjadi fokus monitoring meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam, daging ayam ras, daging sapi, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Hasil sementara menunjukkan harga sembako relatif stabil. Meski ada beberapa kenaikan, hal itu masih berada dalam batas wajar dan tidak mengkhawatirkan.

Riva Adi Chandra menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya antisipatif untuk menjaga inflasi daerah tetap terkendali. “Menjelang Ramadan, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat sehingga pemantauan rutin diperlukan untuk menjaga kestabilan harga dan mencegah kelangkaan barang,” ujarnya.

Imbauan untuk Pedagang dan Masyarakat

Selain memantau harga, Disperindag juga mengimbau pedagang agar tidak melakukan penimbunan dan menjual barang sesuai harga wajar. Upaya ini dilakukan agar distribusi sembako tetap merata dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok tanpa mengalami kesulitan.

Riva juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam berbelanja. Pembelian secara bijak, tanpa berlebihan, menjadi salah satu kunci agar pasokan tetap stabil selama Ramadan.

Koordinasi Antarinstansi untuk Distribusi

Pemerintah Kabupaten Way Kanan memastikan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan. Langkah ini meliputi pemantauan pasokan dari distributor hingga pedagang kecil di pasar. Tujuannya agar tidak terjadi kekosongan stok maupun lonjakan harga mendadak.

“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga kelancaran distribusi bahan pokok. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan kondisi pasar yang stabil selama Ramadan,” tambah Riva Adi Chandra.

Stabilitas Pasar Menjadi Prioritas

Pemantauan ini juga menjadi bagian dari strategi menjaga kestabilan ekonomi lokal. Dengan harga sembako yang terkendali, masyarakat dapat menjalani bulan suci Ramadan dengan tenang, tanpa khawatir kesulitan memperoleh kebutuhan pokok.

Disperindag menegaskan, pemantauan tidak hanya bersifat sementara. Kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga Ramadan berlangsung, bahkan jika diperlukan, intensitas monitoring akan ditingkatkan menjelang Idul Fitri.

Harapan untuk Ramadan Lancar

Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat tetap dapat berbelanja dengan nyaman dan kebutuhan pokok tersedia secara merata. Kesiapan pemerintah daerah dalam memantau pasar juga diharapkan mampu mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar dan menjaga inflasi tetap terkendali.

Dengan pemantauan aktif, koordinasi lintas instansi, serta kesadaran pedagang dan masyarakat, Disperindag Way Kanan optimistis kondisi pasar tetap stabil. Strategi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan Ramadan yang aman, nyaman, dan berkah bagi seluruh warga Kabupaten Way Kanan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index