Harga Pangan Nasional 15 September 2026: Cabai dan Beras Turun

Selasa, 15 September 2026 | 21:57:31 WIB
ilustrasi Pedagang memilah produk sembako [FOTO: NET].

JAKARTA - Pergerakan harga rata-rata bahan kebutuhan pokok pangan nasional di berbagai pasar tradisional pada hari Selasa (15/9/2026) terpantau bergerak melandai pada sebagian besar komoditas. Penurunan harga tersebut merata melanda seluruh varian jenis beras, komoditas cabai, hingga kelompok produk daging dan telur.

Merujuk pada catatan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per tanggal 15 September 2026, harga komoditas bawang merah dengan ukuran sedang tercatat mengalami koreksi penurunan sebesar 11,33% sehingga berada di kisaran harga Rp33.650 per kilogram. Sementara itu, untuk komoditas bawang putih ukuran sedang terpantau ikut turun sebesar 5,08% menjadi Rp37.350 per kilogram.

Beralih ke kelompok komoditas beras, seluruh kualitas kelas mutu tercatat kompak mengalami penurunan harga jual. Rinciannya, beras kualitas bawah I mengalami penurunan sebesar 3,36% ke posisi Rp14.400 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II melandai 5,44% menjadi Rp13.900 per kilogram.

Berikutnya, harga pasaran untuk beras kualitas medium I terkoreksi 3,61% ke level Rp16.000 per kilogram, disusul beras kualitas medium II yang turun tipis 0,61% menjadi Rp16.300 per kilogram.

Penurunan harga yang lebih tajam turut terjadi pada lini beras kualitas super. Tercatat harga beras kualitas super I turun sebesar 8,12% menjadi Rp16.400 per kilogram, sementara beras kualitas super II melandai 8,67% hingga menyentuh angka Rp15.800 per kilogram.

Pada kelompok komoditas hortikultura cabai, tren penurunan harga terpancar secara merata di semua jenis. Harga komoditas cabai merah besar turun 5,92% menjadi Rp51.650 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting melandai 9,26% ke level Rp55.350 per kilogram.

Adapun komoditas cabai rawit hijau membukukan persentase penurunan terdalam di kelompok hortikultura, yakni anjlok hingga 13,43% menjadi Rp55.450 per kilogram. Di sisi lain, harga cabai rawit merah tercatat turun 8,23% menjadi Rp83.650 per kilogram.

Sementara itu, pada kelompok produk protein hewani, harga komoditas daging ayam ras segar mengalami koreksi sebesar 2,11% menjadi Rp41.700 per kilogram. Untuk harga daging sapi kualitas I dan II masing-masing terpantau melandai sebesar 7,83% ke angka Rp140.050 per kilogram dan turun 8,02% menjadi Rp131.300 per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas telur ayam ras segar yang mencatatkan penurunan sebesar 5,2% sehingga diperdagangkan di posisi Rp28.250 per kilogram.

Beralih ke komoditas bahan pangan gula, harga gula pasir kualitas premium tercatat mengalami koreksi sebesar 9,09% menjadi Rp18.500 per kilogram. Di sisi lain, harga komoditas gula pasir lokal terpantau masih bertahan stabil di angka Rp19.100 per kilogram.

Berbeda dari mayoritas komoditas pangan lainnya yang mengalami penurunan, kelompok produk minyak goreng justru menunjukkan tren pergerakan kenaikan harga secara merata. Harga komoditas minyak goreng curah menguat 2,44% menjadi Rp20.950 per kilogram.

Adapun untuk produk minyak goreng kemasan bermerek I mengalami kenaikan tipis 0,62% menjadi Rp24.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II terangkat naik 0,21% hingga berada di kisaran harga Rp23.550 per kilogram.

Terkini