Willgo Zainar Jadi Dirut Baru KRAS dalam RUPSLB Tahun 2026

Selasa, 08 September 2026 | 04:56:02 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) menetapkan susunan komisaris serta direksi anyar lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 sebagai langkah keberlangsungan transformasi dan restrukturisasi perseroan. 

Dalam RUPSLB yang berlangsung pada Senin (7/9/2026), Willgo Zainar ditunjuk sebagai Direktur Utama untuk menggantikan Muhamad Akbar yang sebelumnya memegang tampuk kepemimpinan tersebut. 

Pergeseran posisi turut terjadi pada kursi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dari Daniel Fitzgerald Liman kepada Thomas Christian. 

Sebelumnya, Willgo mengemban tugas sebagai Komisaris Independen KRAS. Melalui penetapan ini, kursi Komisaris Independen kini diisi oleh David Pajung serta Didik Hariyanto. 

Sementara itu, Hendro Martowardojo tetap memimpin sebagai Komisaris Utama, sedangkan Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo tetap menduduki posisi komisaris.

Pada jajaran direksi, selain Willgo dan Thomas, tiga direktur lainnya masih mempertahankan posisi masing-masing. Hernowo tetap menjabat Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio, Suryantoro Waluyo sebagai Direktur SDM, serta Sidik Darusulistyo sebagai Direktur Infrastruktur dan Operasi. 

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris KRAS terdiri atas Komisaris Utama Hendro Martowardojo, Komisaris Independen David Pajung dan Didik Hariyanto, serta Komisaris Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo. 

Di sisi lain, susunan direksi terdiri dari Direktur Utama Willgo Zainar, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Thomas Christian, Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio Hernowo, Direktur SDM Suryantoro Waluyo, serta Direktur Infrastruktur dan Operasi Sidik Darusulistyo.

"Komposisi pengurus terbaru tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan transformasi, meningkatkan kinerja operasional, serta memperkuat daya saing perusahaan secara berkelanjutan," jelas manajemen KRAS dalam keterangan resminya, Selasa (8/9/2026).

Meninjau dari aspek kinerja, volume penjualan baja Krakatau Steel sepanjang semester I/2026 menyentuh angka 614.260 ton, yang mengalami lonjakan sebesar 30,6% jika dibandingkan dengan periode serupa tahun sebelumnya. 

Pihak perseroan menyebutkan bahwa peningkatan tersebut mencerminkan kembalinya keaktifan peran perusahaan dalam mencukupi kebutuhan baja nasional. 

Seiring dengan pertumbuhan volume penjualan tersebut, KRAS mencatatkan pendapatan senilai US$622,7 juta atau setara kisaran Rp11,15 triliun. Dari ranah operasional, perseroan membukukan laba bruto sebesar US$67,9 juta atau melonjak hingga dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perseroan menyatakan bahwa dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara menjadi salah satu unsur penentu yang memicu kelancaran suplai bahan baku, peningkatan utilisasi produksi, serta perbaikan efisiensi struktur pendanaan pada semester I/2026. 

Di samping itu, dari sektor nonoperasional, performa perseroan turut dipengaruhi oleh sejumlah pos, meliputi laba atas penyelesaian kewajiban dipercepat dengan keringanan dari utang restrukturisasi, pendapatan atas divestasi entitas asosiasi, bagian rugi dari entitas asosiasi, beban keuangan, serta laba selisih kurs.

Dengan memperhitungkan performa operasional maupun nonoperasional tersebut, KRAS mencetak laba periode berjalan sejumlah US$10,9 juta pada semester I/2026. Pihak perseroan menilai capaian ini membuktikan adanya perbaikan fundamental serta transformasi yang terus berjalan dengan baik.

Terkini

Mbappe Nilai Tahun Ini Waktu Tepat Raih Ballon d'Or

Selasa, 08 September 2026 | 06:19:32 WIB

Dembele Jawab Mbappe Soal Ballon d'Or 2026

Selasa, 08 September 2026 | 06:16:31 WIB

Tips Ampuh Jaga Hubungan Erat dengan Anak yang Sedang Merantau

Selasa, 08 September 2026 | 06:12:01 WIB

Real Madrid vs Inter Milan: Ujian Berat Nerazzurri di Bernabeu

Selasa, 08 September 2026 | 06:04:02 WIB