Pascaerupsi GAK, Menhub Minta Seluruh Pesawat Diinspeksi

Selasa, 08 September 2026 | 02:50:31 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh maskapai penerbangan agar menggelar inspeksi secara menyeluruh pada tiap-tiap armada pesawat sebelum mengudara kembali pascaerupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) guna menjamin keselamatan penerbangan.

Instruksi ini diberlakukan seiring dilakukannya pembukaan kembali beberapa bandara yang sempat dihentikan operasionalnya akibat paparan abu vulkanik, dengan tujuan seluruh penerbangan dapat berjalan secara aman, tertib, dan memenuhi kriteria keselamatan.

"Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pembukaan bandara ini juga disertai dengan sejumlah catatan. Otoritas bandara bersama dengan maskapai harus melakukan inspeksi terhadap semua armada pesawat," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Menhub menggarisbawahi bahwa otoritas bandara beserta pihak maskapai mengemban kewajiban untuk memeriksa seluruh pesawat demi memastikan tidak terdapat sisa abu vulkanik yang melekat ataupun menerobos masuk ke dalam komponen mesin.

Di samping melakukan pemeriksaan pesawat, para pilot serta kru penerbangan turut diwajibkan memahami area restricted polygon, yaitu zona udara terlarang yang masih terindikasi terpapar sebaran abu vulkanik yang membahayakan.

Menhub menerangkan bahwa maskapai pada umumnya telah mengantongi prosedur operasional standar lewat penutupan bagian mesin pesawat sewaktu terparkir guna menekan potensi terpapar debu vulkanik.

Walau begitu, Menhub mewajibkan setiap pesawat tetap melalui tahapan re-inspeksi sebelum diperbolehkan mengudara, mengingat butiran abu vulkanik berukuran teramat renyek dan berisiko masuk ke sistem mesin.

Proses pengawasan atas agenda inspeksi ini bakal menyertakan otoritas bandara, perusahaan maskapai, serta pemangku kepentingan terkait lainnya guna memastikan kelayakan setiap armada penerbangan sebelum kembali mengangkut penumpang.

Menhub kembali mengingatkan bahwa partikel abu vulkanik berukuran sangat mikro, sehingga proteksi bagian mesin semata tidaklah memadai tanpa diimbangi pengecekan mendalam sebelum armada kembali menerbangi rute komersial.

Adapun jajaran bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik GAK telah mulai beroperasi kembali sejak Selasa dini hari, usai dinyatakan aman berdasar penilaian keselamatan penerbangan nasional.

"Penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta beserta sejumlah bandara lain yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah berakhir. Mulai Selasa (8/9) pukul 00.01 WIB, operasional bandara kembali berjalan dengan normal," ujar Menhub.

Pengoperasian kembali fasilitas bandara diawali dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, pada Selasa (8/9) dini hari pukul 00.01 WIB; disusul Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, serta Bandara Husein Sastranegara Bandung.

"Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB,” ujar Menhub.

Di sisi lain, Bandara Radin Inten II Lampung beserta Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung saat ini masih menanti pemutakhiran kondisi di lapangan.

Terkini

VISI Akuisisi Hasna Medika Senilai Rp286 Miliar

Selasa, 08 September 2026 | 04:40:31 WIB

Strategi SIG Jaga Kinerja Positif hingga Akhir 2026

Selasa, 08 September 2026 | 04:37:02 WIB

Bos Hermina Beberkan Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah

Selasa, 08 September 2026 | 04:32:32 WIB