TNI AU Pastikan Aktivitas Penerbangan Jakarta Kembali Normal

Selasa, 08 September 2026 | 20:57:31 WIB
Aktivitas pesawat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dipastikan kembali seperti semula setelah sebelumnya sempat vakum selama dua hari akibat diterjang sebaran abu vulkanik. (Foto: NET)

JAKARTA — Aktivitas pesawat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dipastikan kembali seperti semula setelah sebelumnya sempat vakum selama dua hari akibat diterjang sebaran abu vulkanik.

"Kemarin dua hari yang lalu di-close penerbangan di area Jakarta dan Bandung. Namun hari ini alhamdulillah sudah dibuka lagi, status sudah normal operation," ujar Panglima Komando Daerah TNI AU (Pangkodau) I Marsekal Muda TNI Erwin Sugiandi saat ditemui di kompleks Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa.

Menurut Erwin, pihaknya sengaja menunda kegiatan penerbangan lantaran keberadaan abu vulkanik dinilai sangat membahayakan kondisi fisik pesawat. 

Jika aktivitas penerbangan tetap dipaksakan, debu vulkanik tersebut dikhawatirkan masuk ke dalam mesin sehingga membuat armada pesawat tidak dapat beroperasi secara maksimal.

Kini, seiring pulihnya aktivitas penerbangan, Erwin memastikan jajaran pesawat TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma siap kembali beroperasi guna menjalankan berbagai misi strategis. 

Salah satu misi yang sempat tertunda sebelumnya adalah proses pendistribusian logistik dengan menggunakan pesawat angkut menuju titik lokasi bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa sejumlah bandara yang sempat terdampak oleh abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali dibuka mulai Selasa dini hari, menyusul hasil evaluasi keselamatan penerbangan nasional yang menyatakan situasi sudah aman.

"Penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta beserta sejumlah bandara lain yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah berakhir. Mulai Selasa (8/9) pukul 00.01 WIB, operasional bandara kembali berjalan dengan normal," kata Menhub saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dudy menjelaskan bahwa pembukaan kembali kegiatan operasional bandara ini dimulai dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa dini hari. 

Berdasarkan data per 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, serta Bandara Husein Sastranegara Bandung telah dinyatakan aktif kembali.

"Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB," tutur Menhub. 

Di sisi lain, Bandara Radin Inten II Lampung serta Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung terpantau masih harus menunggu perkembangan situasi lebih lanjut.

Guna menjamin aspek keselamatan serta keamanan penerbangan secara menyeluruh, pembukaan kembali bandara-bandara tersebut turut diiringi dengan sejumlah catatan penting. 

Pertama, pihak otoritas bandara bersama dengan maskapai penerbangan diwajibkan untuk melaksanakan inspeksi secara menyeluruh terhadap seluruh armada pesawat. 

Kedua, para pilot serta kru operasional pesawat juga harus mengetahui secara pasti wilayah restricted polygon, yaitu kawasan udara berbentuk poligon yang dibatasi atau dilarang untuk dilintasi lantaran terdeteksi mengandung sebaran abu vulkanik.

Terkini

IHSG Tertekan ke Level 6.619, Saham Energi Tampil Melaju

Selasa, 08 September 2026 | 22:27:32 WIB

Eskalasi AS-Iran dan Bencana Domestik Tekan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 08 September 2026 | 22:21:02 WIB

Penyebab Saham Kena Suspensi BEI dan Strategi Bagi Investor

Selasa, 08 September 2026 | 22:09:32 WIB

Emas vs Deposito vs ORI: Mana Investasi Pemula Terbaik?

Selasa, 08 September 2026 | 22:05:01 WIB