Bandara Soekarno-Hatta Tutup Akibat Erupsi Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 04:42:32 WIB
Sejumlah 29.619 orang penumpang mengalami dampak dari penghentian sementara kegiatan penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto: NET)

JAKARTA — Sejumlah 29.619 orang penumpang mengalami dampak dari penghentian sementara kegiatan penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Senin (7/9/2026). Sampai dengan pukul 06.30 WIB, tercatat ada 243 penerbangan yang ikut terdampak akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. 

Penghentian operasional penerbangan ini sudah memasuki hari kedua, dan berdasarkan ketentuan Notice to Airmen (NOTAM) yang berlaku, Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan masih ditutup hingga perkiraan pukul 18.00 WIB pada Senin (7/9/2026).

Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menyampaikan bahwa sebanyak 243 penerbangan yang terdampak tersebut mencakup pembatalan, penundaan jadwal, pengalihan rute pendaratan ke bandara lain, serta berbagai kendala operasional lainnya. 

“Jumlah tersebut terdiri dari 184 penerbangan domestik, 54 penerbangan internasional, dan 5 penerbangan kargo, dengan total 29.619 penumpang terdampak,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (7/9/2026).

Yudistiawan menambahkan bahwa pihak pengelola Bandara Soekarno-Hatta terus mengamati perkembangan sebaran abu vulkanik serta berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait guna menetapkan pemulihan operasional penerbangan. 

Proses pemulihan tersebut bakal dijalankan secara bertahap dengan senantiasa memperhatikan situasi abu vulkanik serta hasil pemantauan aspek keselamatan penerbangan.

Manajemen bandara turut memberikan imbauan kepada para penumpang agar memeriksa kembali status serta jadwal penerbangan lewat saluran komunikasi resmi maskapai masing-masing sebelum bertolak menuju bandara. Berbagai informasi seputar kebandarudaraan juga bisa diakses melalui Contact Center InJourney Airports 172. 

“Bagi penumpang yang terdampak, kami mengajak untuk mengikuti informasi dan arahan petugas di terminal agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik,” tutur Yudistiawan.

Sejak dimulainya penghentian sementara kegiatan penerbangan pada hari Minggu (6/9/2026), Bandara Soekarno-Hatta telah menerapkan Service Recovery Activation (SRA) guna menangani para penumpang yang terdampak. 

Berbagai fasilitas pendukung pun disiapkan, yang mencakup penyediaan makanan serta minuman ringan, ruang istirahat, hingga armada transportasi darat demi menunjang mobilitas penumpang.

Pihak InJourney Airports turut menyiapkan layanan bus gratis dengan tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Para penumpang dapat melakukan pendaftaran lewat posko yang telah disediakan di area terminal untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. 

Di samping itu, sejumlah fasilitas terminal dialih fungsikan sebagai tempat beristirahat, termasuk Employee Lounge. Posko pelayanan khusus juga dioperasikan demi memperkuat koordinasi di lapangan. 

Sementara itu, pihak maskapai tetap membuka layanan di terminal masing-masing guna menyajikan informasi serta penanganan bagi para penumpang yang terdampak.

Terkini

Raphinha Kapten Baru Barca, Ukir Sejarah Pemain Brasil

Senin, 07 September 2026 | 05:49:31 WIB

Carrick Soroti PR Besar MU Usai Imbang Lawan Everton

Senin, 07 September 2026 | 05:46:31 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Rilis di Indonesia, Harga Rp11 Jutaan

Senin, 07 September 2026 | 05:41:32 WIB

FFI Panggil 16 Pemain Futsal Putri untuk Laga Lawan Rusia

Senin, 07 September 2026 | 05:38:31 WIB