Update Harga Pangan 7 September: Cabai Naik, Bawang Merah Turun

Senin, 07 September 2026 | 20:58:06 WIB
Pedagang memilah bawang merah di pasar [FOTO: NET].

JAKARTA — Pergerakan harga bahan pangan nasional di pasar-pasar tradisional pada Senin (7/9/2026) terpantau bervariasi. Tren penurunan terlihat pada komoditas bawang merah, bawang putih, daging sapi kualitas I, serta gula pasir kualitas premium. Sebaliknya, grafik kenaikan melanda deretan komoditas beras, cabai, daging ayam, daging sapi kualitas II, minyak goreng kemasan, hingga telur.

Berdasarkan rincian data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Senin, 7 September 2026, patokan harga bawang merah ukuran sedang terkoreksi 0,91% ke posisi Rp38.100 per kilogram. Di saat bersamaan, bawang putih ukuran sedang menyusut 0,76% menuju level Rp39.300 per kilogram.

Menilik sektor perberasan, harga beras kualitas bawah I tak bergeming di angka Rp14.850 per kilogram. Hal serupa dialami beras kualitas bawah II yang bertahan pada level Rp14.650 per kilogram. Banderol beras kualitas medium I juga tidak bergeser dari Rp16.550 per kilogram.

 Adapun beras kualitas medium II menguat 0,31% menjadi Rp16.350 per kilogram. Lebih lanjut, harga beras kualitas super I tetap dipatok Rp17.850 per kilogram, lalu beras kualitas super II stagnan di kisaran Rp17.300 per kilogram.

Memasuki kelompok bumbu cabai, harga cabai merah besar terangkat 2,42% menjadi Rp52.800 per kilogram. Cabai merah keriting melonjak 3,4% ke posisi Rp57.750 per kilogram. Banderol cabai rawit hijau terkerek 0,81% menuju Rp62.250 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah melambung 3,19% mencapai level Rp84.000 per kilogram.

Di sektor sumber protein hewani, harga daging ayam ras segar merangkak naik 0,23% menjadi Rp42.700 per kilogram. Berbanding terbalik, harga daging sapi kualitas I susut tipis 0,03% ke level Rp151.900 per kilogram. Sebaliknya, daging sapi kualitas II naik tipis 0,07% menjadi Rp142.750 per kilogram. Patokan harga telur ayam ras segar turut merangkak 0,34% menuju Rp29.650 per kilogram.

Untuk komoditas pemanis, harga gula pasir kualitas premium melandai 0,25% menjadi Rp20.300 per kilogram. Sementara itu, harga gula pasir lokal tercatat tak berubah di angka Rp19.100 per kilogram.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah bertahan di angka Rp20.450 per kilogram. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,21% menuju Rp24.350 per kilogram. Di sisi lain, harga minyak goreng kemasan bermerek II tetap terkunci pada level Rp23.450 per kilogram.

Secara garis besar, peta harga bahan pokok per 7 September 2026 bergerak dinamis dengan lonjakan yang didominasi oleh deretan komoditas cabai. Komoditas cabai rawit merah menjadi yang paling mahal di deretannya, yaitu menyentuh angka Rp84.000 per kilogram. 

Sebaliknya, komoditas bawang merah dan bawang putih kembali melandai, sedangkan mayoritas harga beras serta minyak goreng relatif tidak mengalami gejolak.

Terkini