WBO Desak Sheeraz dan Zhanibek Segera Capai Kesepakatan Duel

Jumat, 04 September 2026 | 06:14:02 WIB
World Boxing Organization (WBO). (Foto: NET)

JAKARTA — World Boxing Organization (WBO) mendesak kubu juara dunia kelas super menengah (76,2 kg) Hamzah Sheeraz serta penantang Zhanibek Alimkhanuly agar secepatnya merampungkan kesepakatan terkait laga wajib sabuk juara yang telah diinstruksikan oleh lembaga tersebut.

"Jika para pihak gagal mencapai dan menyerahkan kesepakatan dalam jangka waktu yang telah ditentukan, Komite Kejuaraan Dunia WBO akan memerintahkan proses lelang penawaran (purse bid)," demikian pernyataan WBO melalui media sosial resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

WBO memaparkan bahwa manajemen dan promotor kedua petarung, yakni Top Rank bersama Queensberry Promotions, secara kolektif telah melayangkan permohonan penambahan durasi selama sepekan.

Langkah tersebut ditempuh supaya kedua belah pihak mempunyai ruang lebih guna meneruskan perundingan serta mencapai mufakat terkait duel itu.

Merespons permohonan itu, WBO mengabulkan perpanjangan tempo bagi kedua kubu paling lambat tanggal 10 September 2026 jam 17.00 Waktu Standar Atlantik (AST) guna merampungkan sekaligus menyerahkan draf kesepakatan kepada badan tinju internasional tersebut.

Tambahan waktu tersebut berfungsi sebagai momentum bagi pihak promotor untuk menuntaskan berbagai perincian tarung, mencakup opsi jadwal serta tempat penyelenggaraan laga, hingga pengaturan pembagian hak promosi serta finansial yang masuk ke dalam koridor negosiasi.

Sebelumnya, WBO secara resmi menempatkan Zhanibek sebagai penantang wajib (mandatory challenger) serta menginstruksikan Sheeraz agar mempertahankan sabuk juara dunia kelas super menengah miliknya menghadapi petarung asal Kazakhstan itu.

Sheeraz mengamankan sabuk juara dunia kelas super menengah WBO yang sempat kosong seusai menumbangkan petarung asal Jerman, Alem Begic, lewat kemenangan mutlak KO pada ronde kedua di Giza, Mesir, Mei 2026 silam.

Atlet tinju asal Britania Raya itu lantas sukses melewati ujian mempertahankan sabuk perdananya usai menundukkan Simon Zachenhuber via kemenangan angka mayoritas (majority decision) dalam duel yang dihelat di Jeddah, Arab Saudi, pada Juli 2026.

Berbekal status singgasana juara serta rekor 24 kali menang (19 di antaranya via KO) dan sekali imbang, Sheeraz kini bersiap melakoni ujian berat guna mempertahankan sabuk takhta WBO untuk kali kedua.

Sementara itu, Zhanibek merupakan eks penguasa takhta kelas menengah WBO yang sengaja menanggalkan gelarnya pada Juli 2026 usai memilih naik divisi ke kelas super menengah. 

Petarung asal Kazakhstan tersebut pun masih memegang rekor tak terkalahkan dengan catatan 17 kemenangan, yang mencakup 12 hasil KO.

Pentas bentrok kontra Sheeraz ini sekaligus membuka peluang emas bagi Zhanibek guna langsung menorehkan pencapaian masif seusai naik divisi. Apabila sanggup menumbangkan Sheeraz, Zhanibek berpotensi merengkuh status kampiun dunia pada dua divisi berbeda.

Terkini

Dilepas Madrid Lewat Telepon, Ceballos Tantang Mantan

Jumat, 04 September 2026 | 06:20:02 WIB

Skenario Lolos Timnas U20 ke Piala Asia 2027

Jumat, 04 September 2026 | 06:18:32 WIB

Bocoran iPhone 18: Harga, Kamera, hingga Layar Lipat

Jumat, 04 September 2026 | 06:17:01 WIB

WBO Desak Sheeraz dan Zhanibek Segera Capai Kesepakatan Duel

Jumat, 04 September 2026 | 06:14:02 WIB