Alasan Barcelona Pilih Gabriel Jesus Usai Batal Boyong Alvarez

Kamis, 03 September 2026 | 05:03:01 WIB
Gabriel Jesus [FOTO: NET].

JAKARTA - Barcelona beralih melirik Gabriel Jesus usai usaha mendaratkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui jalan buntu.

Gabriel Jesus diboyong pada penghujung jendela transfer musim panas 2026 guna memenuhi kebutuhan lini serang Barcelona lewat nominal transfer 10 juta euro (sekitar Rp205,48 miliar).

Sebelumnya, Barcelona menempatkan Alvarez sebagai sasaran utama di pos penyerang. Akan tetapi, Atletico Madrid enggan membuka pintu negosiasi hingga Barcelona mesti berburu opsi pengganti.

Gabriel Jesus Tak Masalah Jadi Plan B Barcelona

Gabriel Jesus merapat dengan bekal rekam jejak panjang di level tertinggi sepak bola Benua Biru. Sebelum mendarat di Barcelona, ia sempat berseragam Manchester City dan Arsenal.

Merujuk data statistik terbitan ESPN, Jesus membukukan 84 penampilan Premier League sewaktu membela Arsenal dengan torehan rata-rata 3,64 perebutan bola per 90 menit. Pada musim pamungkasnya usai sembuh dari cedera ACL, catatan itu merangkak naik ke angka 4,06 dalam 14 laga.

Jesus turut mengoleksi 21 gol dan 11 assist sepanjang 84 laga Premier League bersama Arsenal. Sementara itu, semenjak merapat ke Arsenal, ia mengukir kontribusi 0,63 gol atau assist per 90 menit.

Proses kepindahan Jesus menuju Barcelona bergulir amat kilat. Ia mengaku baru memperoleh kabar perihal peluang kepindahan tersebut kisaran seminggu sebelum kesepakatan resmi terjalin.

“Semuanya terjadi sangat cepat. Baru seminggu lalu saya menerima pesan bahwa transfer itu bisa terjadi,” ujar Gabriel Jesus, seperti dikutip dari ESPN.

Jesus juga tak mengambek sekiranya dirinya dilabeli sebagai opsi cadangan Barcelona usai kegagalan menggaet Álvarez.

“Hal itu tidak mengganggu saya (menjadi rencana cadangan bagi Alvarez); itu tidak membuat saya khawatir. Saya memiliki kesempatan untuk bermain untuk Barcelona, kesempatan yang saya miliki 10 tahun lalu dan sekarang kehidupan telah menawarkan kesempatan itu kepada saya lagi,” lanjutnya.

Hansi Flick: Gabriel Jesus Cocok dengan Gaya Barcelona

Rapatnya Jesus disambut hangat oleh Hansi Flick. Arsitek Barcelona tersebut menilai karakteristik permainan sang penyerang sangat selaras dengan skema pressing tinggi yang diusungnya.

Flick bahkan terang-terangan mengaku kaget Barcelona berkesempatan memboyong Jesus di saat-saat terakhir bursa transfer.

“Saya sedikit terkejut kami memiliki kesempatan untuk mendapatkannya. Saya sangat menyukainya, saya suka gaya bermain sepak bolanya. Itu cocok dengan gaya permainan kami. Saya pikir dia bisa banyak membantu kami,” kata Flick setelah kemenangan 5-2 atas Rayo Vallecano, seperti dikutip dari ESPN.

Bekas pelatih Jesus di Manchester City, Pep Guardiola, juga pernah menyiram pujian untuk etos pressing juru gedor asal Brasil tersebut.

"Ketika kami membutuhkan pemain yang berlari dan banyak membantu dalam intensitas tinggi dan pressing kami, dia adalah yang terbaik di dunia," kata mantan pelatih City, Pep Guardiola, tentang Jesus pada tahun 2022. "Berkat dia, kami bisa mempertahankan intensitas tinggi dan bermain sangat agresif."

Terkini