Agus Prayogo & Odekta Juarai Merdeka Run 2026 di Jakarta

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:56:31 WIB
Para peserta Merdeka Run 2026 berlari melintas Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (29/8/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Pagelaran lari Merdeka Run 2026 yang dihelat di Jakarta pada hari Sabtu guna menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia ini turut dimeriahkan oleh kehadiran para atlet nasional serta pelari berkursi roda.

Berdasarkan laporan keterangan dari Sekretariat Presiden di Jakarta, Fandi Akhmad yang berasal dari DKI Jakarta sukses keluar sebagai first finisher pada kategori kursi roda dan menganggap pencapaian tersebut sebagai momen yang luar biasa.

“Sangat bangga ya, karena ini pengalaman kesekian ikut fun run. Jadi saya sangat senang sekali,” ujar Fandi seusai menyelesaikan lomba.

Fandi menuturkan bahwa diadakannya kategori kursi roda dalam Merdeka Run 2026 membuka ruang yang lebih luas bagi kalangan penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kompetisi olahraga.

Menurutnya, keberadaan kategori tersebut membuat perayaan ajang olahraga dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI terasa jauh lebih inklusif.

Fandi berharap agar kesempatan berpartisipasi dalam ajang lari semacam ini dapat terus berlanjut serta merangkul lebih banyak penyandang disabilitas.

Nuansa berbeda turut dialami Wini Nurkustiah asal Cikarang yang untuk pertama kalinya ambil bagian dalam Merdeka Run.

Berkat rutin berlatih setiap hari di rumah, Wini sukses mengamankan posisi sebagai second finisher di kategori kursi roda.

“Sangat excited banget, Kak. Ini pengalaman pertama saya ikut ini,” kata Wini.

Di tengah semarak perayaan kemerdekaan, Wini turut memotivasi rekan-rekan sesama penyandang disabilitas agar senantiasa bersemangat dan percaya diri terhadap potensi masing-masing.

Sementara itu, pelari senior sarat pengalaman Agus Prayogo berhasil menyandang status sebagai first finisher untuk kategori master male atau kelompok putra usia 40 tahun ke atas.

Meskipun Merdeka Run telah diselenggarakan sebanyak dua kali, edisi tahun ini menjadi pengalaman perdana bagi Agus untuk ikut serta.

Dirinya mengaku sangat menikmati kondisi lintasan yang steril dan cenderung datar, ditambah tingginya animo masyarakat di sepanjang jalur lari.

“Saya senang banget pagi ini, rutenya steril, rutenya cenderung flat. Kemudian antusias dari masyarakat sangat luar biasa,” kata Agus.

Agus mengungkapkan bahwa atmosfer peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini meninggalkan kesan mendalam baginya. Ia menaruh harapan agar Merdeka Run bisa rutin digelar tiap tahun dan dinantikan oleh para pegiat lari dari seluruh penjuru Indonesia.

Atlet profesional Odekta Elvina Naibaho pun turut merasakan besarnya antusiasme peserta serta penonton di sepanjang rute setelah berhasil menjadi first finisher pada kategori perempuan umum.

Odekta menyampaikan bahwa sorak-sorai peserta dan penonton yang meneriakkan namanya membuat perjalanan menuju garis akhir terasa begitu berkesan.

Ia berharap suasana penuh semangat tersebut dapat kembali terulang pada pelaksanaan tahun-tahun mendatang, sekaligus memotivasi para atlet muda di berbagai daerah agar pantang menyerah dan terus mengukir prestasi.

“Mudah-mudahan kami motivasinya semakin tinggi, bisa melampaui prestasi Kak Odek, dan tetap semangat apa pun kondisinya. Jangan patah semangat bahwa semua orang bisa jadi apa pun,” ujarnya.

Gelaran Merdeka Run 2026 ini berhasil mempertemukan berbagai kalangan peserta dari latar belakang yang beragam, mulai dari penyandang disabilitas hingga atlet profesional, dalam satu wadah kegiatan olahraga untuk merayakan kemerdekaan.

Adanya kategori kursi roda menegaskan komitmen penyelenggaraan ajang lari tersebut dalam memberikan ruang yang adil bagi penyandang disabilitas agar dapat aktif berolahraga bersama masyarakat secara luas.

Terkini