Odekta Jadikan Merdeka Run Uji Coba Jelang Asian Games

Jumat, 28 Agustus 2026 | 05:56:31 WIB
Atlet lari maraton putri asal Indonesia, Odekta Elvina Naibaho. (Foto: NET)

JAKARTA — Atlet lari maraton putri asal Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, memanfaatkan ajang Merdeka Run 2026 sebagai kesempatan untuk menguji kemampuan lari jarak pendek sekaligus mengevaluasi progres hasil latihan menjelang keikutsertaannya dalam Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“(Merdeka Run 2026) ini bagian dari try out bagi kami untuk mengecek sejauh mana kemampuan di jarak pendek. Di 8 kilometer sudah berapa catatan waktu kami, 10 kilometer sudah berapa, dan sudah sampai mana kemampuan kami,” ucap Odekta Elvina Naibaho di Jakarta, Jumat.

Saat ini, Odekta tengah berfokus menjalani persiapan secara intensif melalui pemusatan latihan nasional yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) demi menghadapi Asian Games 2026 di Jepang pada 19 September sampai 4 Oktober.

Ia menerangkan bahwa proses persiapan menuju Asian Games memerlukan berbagai ajang pemanasan agar dirinya mampu memantau perkembangan performa seusai melakoni program latihan keras. Karenanya, setiap momentum perlombaan seperti Merdeka Run 2026 dipandang sebagai elemen krusial menuju sasaran puncak di Asian Games.

Pelari kelahiran Sumatera Utara tersebut turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Merdeka Run 2026. Menurut pandangannya, kompetisi lari semacam ini tidak cuma menghadirkan wadah bagi atlet untuk mengetes kemampuan, melainkan juga mencerminkan tren olahraga lari yang kian maju di Tanah Air.

Bagi Odekta, Merdeka Run 2026 berfungsi menjaga aura kompetisi usai melewati serangkaian latihan berat di pelatnas. Dirinya berniat tampil sungguh-sungguh sepanjang lomba, kendati tidak mematok target catatan waktu tertentu sebagai prioritas utama.

“Secara target waktu, mungkin kami hanya akan berlari serius saja di Merdeka Run 2026, karena target kami bukan di sini, tetapi Asian Games. Jadi, ini kami jadikan sebagai bagian dari latihan,” tutur Odekta.

Ia menyadari bahwa rute sejauh 8 kilometer di Merdeka Run tergolong lebih ringan apabila dibandingkan porsi latihan rutinnya jelang Asian Games. Dalam sesi latihan sehari-hari, ia biasa melahap jarak jauh mencapai 20 hingga 25 kilometer dengan tingkat kecepatan sekitar 80 sampai 90 persen.

Berbekal situasi tersebut, pemegang rekor nasional maraton putri Indonesia itu enggan membebani diri lewat target waktu di Merdeka Run. Ia lebih condong melihat kejuaraan ini sebagai sarana penggemblengan fisik sekaligus mental demi merasakan kembali atmosfer kompetisi sebelum turun di gelanggang Asian Games yang jauh lebih ketat.

"Secara (target catatan) waktu, mungkin kami hanya berlari ya serius aja (di Merdeka Run 2026), karena target kami bukan di sini tapi Asian Games. Nah, ini sebagai latihan," ujarnya.

Di samping merawat kondisi fisik, jam terbang bertanding juga dipandang krusial guna merawat mental bertanding. Odekta berharap partisipasinya di Merdeka Run mampu mengokohkan fokus serta rasa percaya diri pascalatihan intensif.

Merdeka Run 2026 diagendakan berlangsung pada Sabtu (29/8) mulai pukul 05.00 WIB. Seluruh peserta dijadwalkan melintasi rute sejauh 8 kilometer dengan titik awal pelepasan bertempat di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Terkini