Mendag Jaga Harga Daging Ayam Dekati HAP Rp40 Ribu per Kilogram

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:58:02 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. (Foto: NET)

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan bahwa pihak pemerintah berkomitmen mengawal harga daging ayam agar senantiasa stabil serta mendekati ketentuan harga acuan penjualan (HAP) bagi konsumen senilai Rp40 ribu per kilogram.

Beliau menuturkan bahwa harga rata-rata nasional untuk komoditas daging ayam ras per tanggal 26 Agustus 2026 tercatat berada di kisaran Rp41 ribu per kilogram, yang berarti posisinya berada di atas standar HAP.

"Rata-rata nasional itu per tanggal 26 itu Rp41 ribu. Memang ada di daerah tertentu lebih mahal, ada daerah tertentu yang lebih rendah, tapi harga rata-rata nasionalnya seperti itu," ujar Budi di Jakarta, Kamis.

Budi menambahkan bahwa pihak pemerintah sama sekali tidak menghendaki harga ayam ras jatuh terlampau jauh ataupun melambung melampaui harga acuan. 

Menurut pandangannya, tingkat harga yang terlampau rendah sanggup merusak kelangsungan bisnis para peternak lantaran gagal menutupi besaran biaya produksi, termasuk di dalamnya pengeluaran untuk pengadaan pakan.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan bahwa harga ayam ras sempat mengalami kejatuhan di berbagai wilayah sampai memicu para pedagang di kawasan Yogyakarta dan Solo melakukan aksi pembagian ayam gratis kepada warga.

"Sebelumnya kan harganya anjlok, ya kan teman-teman lihat misalnya di Jogja, di Solo sampai bagi-bagi ayam. Ketika harga di bawah harga acuan yang terlalu jauh dari Rp40 ribu, itu kan peternak tidak bisa berproduksi karena peternak harus beli pakan dan sebagainya," terang Budi.

Budi menguraikan bahwa HAP merupakan suatu ketetapan harga yang telah disepakati bersama antara pihak produsen dan pembeli dengan memperhitungkan secara matang komponen biaya produksi. 

Melalui besaran harga tersebut, kalangan peternak diharapkan tetap sanggup mengoperasikan usahanya, sementara masyarakat selaku konsumen bisa mendapatkan harga yang rasional.

Oleh sebab itu, Budi mengemukakan bahwa pihak pemerintah bakal membangun komunikasi intensif bersama para pelaku industri agar banderol harga ayam ras sanggup kembali bergeser mendekati harga acuan.

Beliau pun menegaskan bahwa pihak pemerintah mengarahkan kestabilan serta kendali harga ayam ras pada kondisi yang seimbang, alih-alih sekadar berupaya menurunkan harga hingga ke titik yang paling rendah.

Terkini