Kemendagri Pacu SINTESIS Dorong Kebijakan Berbasis Data

Jumat, 07 Agustus 2026 | 18:05:31 WIB
BSKDN Kemendagri Gandeng SKALA untuk Tingkatkan Kapasitas [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri terus memacu penguatan platform SINTESIS (Smart Integrated System for Strategic Information and Evaluation Services) demi menyokong proses analisis serta perumusan rekomendasi strategi kebijakan pemerintahan dalam negeri.

Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan pengembangan SINTESIS wajib dijalankan secara konsisten dan kolaboratif supaya mendatangkan faedah nyata untuk pimpinan, unit kerja pada lingkup Kemendagri, hingga pemerintah daerah.

"Pengembangan SINTESIS harus terus dilanjutkan dan disempurnakan. Platform ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyajian data, tetapi juga berkembang menjadi instrumen analisis yang membantu BSKDN menghasilkan rekomendasi strategi kebijakan secara lebih cepat, tepat, dan responsif terhadap dinamika di pusat maupun daerah," kata Yusharto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Penggarapan platform tersebut dimatangkan pada rapat koordinasi antara BSKDN Kemendagri bersama Program SKALA yang digelar di Kantor BSKDN Kemendagri, Jakarta.

Diskusi tersebut mengulas arah kemitraan BSKDN dan program SKALA, peningkatan mutu serta tata kelola data, pengoptimalan teknologi, hingga celah kolaborasi pada pengembangan SINTESIS.

SINTESIS dibangun sebagai wujud optimalisasi fungsi Command Center BSKDN. Sistem ini dirancang untuk menyatukan beragam data maupun informasi strategis, mengamati perkembangan isu pemerintahan serta pembangunan daerah, menampilkan profil daerah, hingga menyokong proses analisis dalam perumusan rekomendasi strategi kebijakan.

Pada momen senada, Petra Karetji, selaku Team Leader SKALA, menyambut positif inisiatif BSKDN pada pengembangan SINTESIS.

Menurut pemaparannya, penguatan sistem informasi serta analisis berbasis data menjadi bagian krusial pada peningkatan kualitas proses perumusan kebijakan.

"Kami menyambut baik pengembangan SINTESIS oleh BSKDN Kemendagri. Inisiatif ini menunjukkan komitmen untuk memperkuat penggunaan data dan informasi dalam proses penyusunan rekomendasi kebijakan. SINTESIS memiliki potensi besar untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih terarah, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan daerah," ujarnya.

Program SKALA turut mendukung langkah BSKDN untuk menguatkan tata kelola data, mekanisme validasi, hingga pemanfaatan informasi yang melibatkan berbagai unit kerja.

Penyempurnaan SINTESIS perlu dijalankan secara bertahap lewat pencermatan terhadap kebutuhan pengguna, mutu dan interoperabilitas data, keandalan sistem, serta keberlanjutan pengelolaannya.

"Pengembangan platform tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik, kapasitas sumber daya manusia, kejelasan proses bisnis, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap SINTESIS dapat terus dikembangkan sebagai instrumen pendukung kebijakan berbasis bukti sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," kata Petra.

Lewat pengoptimalan SINTESIS, BSKDN Kemendagri berikhtiar merancang ekosistem kebijakan yang lebih adaptif serta berbasis data.

Platform itu diproyeksikan mampu memperkokoh kapasitas BSKDN dalam memproduksi rekomendasi strategi kebijakan yang berbobot, relevan, sekaligus responsif atas kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri.

Terkini