Gelar Pelatihan Intelijen, TNI AU Perkuat Sistem Pertahanan Negara

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:25:03 WIB
Para personel TNI AU yang mengikuti Pelatihan Kepala Satuan Intelijen Angkatan Ke-5 di Markas Besar TNI AU di Cilangkap [FOTO: NET].

JAKARTA - Jajaran Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengambil langkah strategis guna menggenjot kapabilitas serta ketajaman kompetensi para personelnya di bidang intelijen melalui gelaran agenda Pelatihan Kepala Satuan Intelijen Angkatan Ke-5 yang bertempat di Markas Besar TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur.

Merujuk pada keterangan siaran pers resmi yang dirilis oleh institusi TNI AU dan diterima di Kota Jakarta pada hari Kamis, rangkaian program pelatihan tersebut terpantau sudah mulai bergulir sejak tanggal 3 Agustus 2026 lalu dan resmi ditutup pada hari ini.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, saat memberikan konfirmasi kepada awak media ANTARA di Jakarta, membeberkan bahwa agenda pembinaan tersebut sengaja dihelat lantaran TNI AU secara institusional menaruh kebutuhan mendesak akan hadirnya sistem deteksi intelijen yang solid dan tangguh.

Berbekal dukungan sistem intelijen yang kuat dan mumpuni, ia menaruh keyakinan penuh bahwa TNI AU bakal mampu merumuskan ragam kebijakan serta keputusan taktis bernilai strategis demi membentengi kedaulatan negara dari berbagai spektrum ancaman yang mengintai.

"Untuk itu, setiap insan intelijen dituntut memiliki kemampuan berpikir strategis, kepekaan terhadap perubahan situasi, serta kemampuan beradaptasi dengan cepat," jelas dia.

Lebih lanjut, dirinya menjabarkan bahwa perhelatan diklat pelatihan ini diikuti secara eksklusif oleh sebanyak 20 orang perwira intelijen terbaik di lingkungan TNI AU. Selama kurun waktu tiga hari masa pelatihan berlangsung, para peserta digembleng dengan pelbagai materi komprehensif mulai dari diskursus dasar intelijen hingga aspek penerapan produk hukum positif yang bersinggungan langsung dengan aktivitas kedirgantaraan.

"Para peserta memperoleh pembekalan yang mencakup materi pengamanan, operasi intelijen dan operasi udara, navigasi penerbangan, hukum udara serta berbagai kebijakan yang mendukung peningkatan profesionalisme personel intelijen dalam melaksanakan tugas di lingkungan TNI AU," kata dia.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, I Nyoman memanjatkan harapan besar agar lewat pelaksanaan program ini, kualitas serta ketajaman insting intelijen para prajurit TNI AU semakin terkonsolidasi dengan kuat serta senantiasa relevan guna menopang misi besar penguatan sistem pertahanan pertahanan negara di udara.

Terkini