Sultan HB X Angkat Bicara Terkait Isu Pemasangan Pagar Tinggi di Mall

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:01:02 WIB
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: NET)

JAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara soal pemasangan pagar di mall yang dikaitkan dengan isu keamanan.

Pemasangan pagar juga tampak di salah satu mall di Yogyakarta.

Sultan HB X mengatakan, pemasangan pagar mall tidak hanya terjadi di Yogyakarta, tetapi juga di beberapa lokasi lainnya seperti di Jakarta dan Jawa Timur.

”Ya sebetulnya kekhawatiran masyarakat saja. Ya kan? Itu kan terus dalam bentuk isu, mall dipagar, dikasih pagar yang tinggi. Kan gitu,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Sultan menilai, pemasangan pagar mall di sejumlah kota dapat menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.

Padahal, lanjut Sri Sultan, di daerah sampai sekarang masih tergolong kondusif dan tidak ada masalah keamanan.

Menurut Sultan, jika pemerintah daerah dapat memastikan keamanan masyarakat, pengelola mall pasti tidak akan membuat pagar tinggi untuk pengaman.

”Yang sekarang bagaimana daerah sendiri bisa mengonsolidasi potensi. Itu tidak terjadi. Kan mestinya kan hal seperti itu yang harus dilakukan,” jelas Sultan.

Pemasangan pagar tampak di Pakuwon Mall Yogya yang berada di Kabupaten Sleman.

General Manager Pakuwon Mall Yogya, Vicky Ratih Wandansari mengatakan, bahwa pemasangan pagar sudah direncanakan sejak tahun lalu.

”Sudah planning dari tahun lalu, sudah pembudgetan dari sejak tahun lalu. Karena di kami memang belum ada pagarnya kan," ujar Vicky di Pakuwon Mall Yogya, Senin (3/08/2026).

Terkait pengerjaan pagar yang dilakukan pada bulan Agustus, Vicky mengatakan hal ini lantaran menunggu musim kemarau.

”Kenapa harus dikerjakannya di bulan Agustus? Seharusnya kami itu sudah memang dari pertengahan, dari awal Juli bahkan untuk mengerjakan ini. Kenapa, karena kami menunggu musim kemarau karena butuh proses mengecat dan sebagainya," bebernya.

Vicky mengaku terkejut di media sosial pemasangan pagar dikaitkan dengan persoalan keamanan.

Padahal sebenarnya pemasangan pagar sudah direncanakan sejak tahun lalu.

”Kami juga membangun di sempadan pagar yang sudah sesuai dengan ketentuan, yang mana kami tidak melanggar. Jadi tidak ada untuk alasan yang bagaimana-bagaimana," ungkapnya.

Vicky menyampaikan, pembangunan pagar hanya untuk di lokasi yang memang belum ada pagarnya.

Selain itu juga bertujuan untuk aspek estetika.

”Jadi hanya yang perimeter luar saja yang memang belum ada pagarnya. Di sisi belakang yang sudah ada pagar ya kami enggak. Jadi perimeter itu batas antara kami dengan sisi luar, makanya sebetulnya apa yang kami kerjakan itu sudah di sepadan pagarnya kami," ujarnya.

Terkini