Dukung Target Logistik, KAI Operasikan 54 Lokomotif Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:53:02 WIB
KAI Terima 54 Lokomotif CC205 demi Keandalan Logistik [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah merampungkan proses penerimaan sebanyak 54 unit lokomotif CC205 dari Progress Rail demi memperkokoh kesiapan layanan logistik di wilayah Sumatra Selatan.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan bahwa penambahan 54 lokomotif CC205 tersebut dilakukan lantaran wilayah tersebut memiliki tingkat aktivitas komoditas yang tinggi. Wilayah ini sangat memerlukan dukungan sarana, prasarana, sumber daya manusia, serta sistem operasi yang terintegrasi penuh.

“Penyelesaian pengadaan ini menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan kapasitas dan keandalan layanan logistik,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Jumat (24/7/2026).

Lokomotif CC205 ini ditenagai sistem traksi AC serta mesin berdaya 2.200 tenaga kuda. Berbagai fitur canggih disematkan di dalamnya, antara lain Driver Safety System guna membantu mengelola risiko kelelahan masinis, PowerView Detect untuk mendukung pemantauan kondisi jalur, serta UpTime Connect yang memungkinkan pengawasan performa lokomotif secara penuh selama 24 jam.

Dalam rangkaian uji operasional di kawasan Palembang, satu unit lokomotif CC205 sukses diuji coba menarik 60 rangkaian gerbong. Hasil pengujian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi KAI dalam merumuskan pola operasi dengan memperhitungkan kemampuan sarana, kondisi lintas, kesiapan prasarana, tingkat kompetensi masinis, serta aspek keselamatan perjalanan kereta api secara menyeluruh.

Pengadaan 54 lokomotif baru ini dipersiapkan secara khusus untuk mendukung peningkatan kapasitas layanan logistik hingga mencapai target sekitar 85 juta ton per tahun, disesuaikan dengan tahapan-tahapan yang telah dikaji secara mendalam.

Pencapaian target kapasitas tersebut tetap akan disesuaikan dengan penyelesaian prasarana, kesiapan terminal, kapasitas lintas, serta perkembangan kebutuhan pelanggan dari waktu ke waktu.

“KAI membutuhkan mitra jangka panjang yang dapat mendukung penguatan ekosistem perkeretaapian dan logistik nasional,” tambah Bobby.

Terkait volume barang yang diangkut, KAI tercatat telah melayani sebanyak 32.498.043 ton barang sepanjang semester I/2026. Angka tersebut terbagi atas 26.534.095 ton komoditas batu bara dan 5.963.948 ton komoditas nonbatu bara. Kinerja ini membuktikan peran vital KAI dalam menopang rantai pasok nasional, terkhusus untuk pemenuhan kebutuhan energi, sektor industri, serta bidang logistik.

Berkat kapasitas muat yang besar serta jadwal perjalanan yang terencana matang, layanan angkutan barang berbasis rel menjelma menjadi pilar krusial dalam menjaga kelancaran distribusi komoditas strategis.

Sementara itu, jika menilik kinerja pada tahun 2025, total volume angkutan barang berhasil menyentuh angka 69.791.691 ton, mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan pencapaian tahun 2024 yang tercatat sebesar 69.201.670 ton. 

Dari keseluruhan total volume angkutan barang di tahun 2025 tersebut, batu bara mendominasi sebagai komoditas terbesar dengan perolehan mencapai 57.522.994 ton atau setara dengan sekitar 82,4 persen dari keseluruhan total angkutan barang KAI.

Terkini