AKR Corporindo Tebar Dividen Rp1 Triliun, Ini Jadwalnya

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:37:02 WIB
AKRA Bagikan Dividen Interim Rp1 Triliun, Cek Jadwalnya [FOTO: NET].

JAKARTA — Keputusan korporasi PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) untuk membagikan dividen interim tahun buku 2026 dengan nilai keseluruhan Rp1 triliun—atau setara Rp50 per saham—telah secara resmi memperoleh restu serta persetujuan dari jajaran Direksi dan Dewan Komisaris tertanggal 21 Juli 2026.

Presiden Direktur AKRA Corporindo, Haryanto Adikoesoemo, mengemukakan bahwa langkah pembagian dividen interim tersebut merupakan manifestasi keseriusan perseroan guna senantiasa menghadirkan nilai tambah bagi investor seiring dengan performa operasional yang terus terjaga.

"Pembagian dividen interim ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham dengan tetap menjaga posisi keuangan yang sehat dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang," ujar Haryanto dalam keterbukaan informasi, Kamis (23/7/2026).

Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai dividen interim yang akan disalurkan diperkirakan berada di kisaran Rp1 triliun atau Rp50 tiap sahamnya, dengan catatan nominal tersebut masih bersifat dinamis mengikuti jumlah kepemilikan saham sah yang berhak memperoleh dividen pada tanggal pencatatan (recording date).

Rincian lengkap lini masa jadwal pembagian dividen interim AKRA adalah sebagai berikut:

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 31 Juli 2026

Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 3 Agustus 2026

Cum dividen pasar tunai: 4 Agustus 2026

Ex dividen pasar tunai: 5 Agustus 2026

Recording date: 4 Agustus 2026

Pembayaran dividen: 14 Agustus 2026

Pihak manajemen korporasi turut menegaskan bahwa angka final dari dividen yang dibayarkan berpotensi mengalami penyesuaian apabila terjadi fluktuasi jumlah saham beredar sampai dengan hari pencatatan para pemegang hak dividen.

Menilik posisi per 30 Juni 2026, AKRA mencatatkan pos saldo laba ditahan tanpa batasan penggunaan senilai Rp10,57 triliun. Sementara itu, perolehan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan langsung kepada pemilik entitas induk menyentuh angka Rp1,43 triliun, di mana total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp12,96 triliun.

Secara keseluruhan, manajemen menilai kebijakan pembagian dividen interim ini tetap berada dalam koridor yang selaras dengan upaya mempertahankan struktur permodalan kokoh serta memuluskan ekspansi pengembangan usaha di masa mendatang.

Terkini