Viral Siswa Naik Ambulans, BNI Sebut Bukan Atas Arahan Petugas

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:47:31 WIB
BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Sakit Bukan Atas Arahan Petugas [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan konfirmasi bahwa seluruh rangkaian proses pendaftaran serta aktivasi rekening untuk program Program Indonesia Pintar (PIP) bagi salah seorang siswa di Kantor Cabang BNI Lubuk Pakam telah tuntas dikerjakan. 

Seluruh tahapan administratif serta syarat yang dibutuhkan telah berhasil dipenuhi sehingga proses pengaktifan rekening milik siswa yang bersangkutan dapat diselesaikan dengan baik.

Pernyataan klarifikasi tersebut disampaikan oleh pihak manajemen sebagai respons atas viralnya rekaman video di berbagai platform media sosial yang mempertontonkan momen kedatangan seorang siswa ke kantor BNI Lubuk Pakam dalam kondisi sakit dan terbaring di atas tempat tidur pasien dengan menggunakan kendaraan ambulans.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa pihak perseroan turut merasakan keprihatinan yang mendalam atas kondisi kesehatan yang sedang dialami oleh siswa beserta pihak keluarganya. 

Manajemen perseroan sangat memahami besarnya perhatian publik terhadap kejadian tersebut, sekaligus memastikan bahwa jajaran petugas telah sigap memberikan penjelasan informatif serta pendampingan penuh selama jalannya proses pelayanan.

"Kami telah membantu menyelesaikan seluruh proses pendaftaran dan aktivasi rekening PIP siswa yang bersangkutan. Petugas BNI mendampingi keluarga dalam setiap tahapan hingga seluruh proses berhasil dituntaskan," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya.

Okki menerangkan lebih lanjut bahwa peristiwa tersebut berkaitan langsung dengan prosedur pendaftaran serta aktivasi rekening PIP.

 Sejak dari awal pertemuan, petugas bank telah menginformasikan kepada pihak keluarga bahwa proses pengurusan tersebut sama sekali tidak harus dilakukan secara tergesa-gesa, mengingat tenggat waktu masa pelaksanaannya masih terbuka panjang hingga penghujung tahun 2026, terlebih dengan mempertimbangkan kondisi fisik siswa yang sedang sakit saat itu.

Para petugas di lapangan juga sudah menyampaikan anjuran agar proses aktivasi rekening tersebut bisa dilanjutkan di lain waktu setelah kondisi kesehatan siswa yang bersangkutan berangsur membaik.

 Akan tetapi, ketika pihak keluarga memutuskan untuk kembali datang ke kantor cabang pada hari yang sama demi merampungkan proses tersebut, petugas sempat mengarahkan agar siswa yang bersangkutan dapat tetap beristirahat di dalam ambulans apabila kondisi fisiknya memang belum memungkinkan untuk dibawa masuk ke dalam area kantor cabang.

"Kehadiran siswa menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien bukan atas permintaan maupun arahan petugas BNI. Sebelumnya, keluarga telah memperoleh penjelasan bahwa proses aktivasi masih dapat dilakukan sesuai dengan batas waktu yang tersedia," kata Okki.

Ketika pihak keluarga bersikeras untuk tetap melanjutkan proses aktivasi pada saat itu, para petugas BNI tetap menunjukkan profesionalismenya dengan memberikan pendampingan secara intensif serta membantu menuntaskan setiap tahapan prosedur yang dipersyaratkan. Selepas seluruh ketentuan dokumen terpenuhi dengan lengkap, tahapan aktivasi rekening pun resmi diselesaikan.

Sebagai bentuk pelayanan prima, BNI sebenarnya telah memiliki standar mekanisme pelayanan khusus yang ditujukan bagi para nasabah dengan kondisi kesehatan tertentu ataupun yang memiliki kebutuhan khusus. 

Apabila situasi mendesak diperlukan, bentuk pelayanan tersebut dapat dikoordinasikan terlebih dahulu agar pihak petugas bank dapat diatur untuk hadir menemui nasabah melalui mekanisme penjadwalan dan janji temu sebelumnya, dengan tetap mematuhi koridor ketentuan yang berlaku, aspek pengamanan, serta pemenuhan kebutuhan verifikasi data yang wajib dipatuhi dalam setiap layanan perbankan.

"Untuk nasabah dengan kondisi tertentu, keluarga dapat terlebih dahulu berkoordinasi dengan kantor cabang agar bentuk pelayanan yang paling sesuai dapat dipersiapkan. Langkah ini penting agar proses layanan tetap berjalan aman, nyaman, dan tetap memenuhi ketentuan yang berlaku," jelas Okki.

Pihak BNI kembali menegaskan komitmen kuatnya untuk senantiasa menghadirkan standar pelayanan yang terbaik, bersifat humanis, serta patuh terhadap seluruh ketentuan operasional bagi segenap nasabah, termasuk di dalamnya para penerima manfaat dari program-program bantuan yang dicanangkan pemerintah.

Sebagai langkah nyata dalam kerangka peningkatan kualitas mutu pelayanan ke depan, BNI berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap standar operasional prosedur pelayanan di seluruh unit kerja, terkhusus bagi penanganan nasabah yang datang dengan kondisi kesehatan khusus atau kebutuhan mendesak lainnya. 

Evaluasi berkelanjutan ini dijalankan agar setiap pelayanan yang diberikan senantiasa berlangsung secara aman, memberikan kenyamanan, serta tetap menaruh perhatian penuh pada kondisi masing-masing nasabah.

Di sisi lain, pihak BNI turut mengimbau kepada masyarakat luas agar senantiasa berhati-hati serta memastikan bahwa setiap informasi yang diterima maupun yang hendak disebarluaskan telah terverifikasi kebenarannya secara akurat guna menghindari timbulnya kesalahpahaman di tengah publik. 

Apabila membutuhkan informasi lebih mendalam terkait layanan perbankan BNI, masyarakat dapat langsung menghubungi layanan pelanggan melalui saluran BNI Call di nomor 1500046.

Terkini