Mengupas Karakteristik dan Perbedaan Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 20:15:01 WIB
Perbedaan Universitas Republik Indonesia dengan Kampus Lain dan Lemhannas [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) yang difungsikan sebagai pusat penggodokan serta pendidikan bagi para calon pemimpin bangsa di masa depan, baik untuk lingkup pemerintahan maupun di ranah badan usaha milik negara (BUMN).

Seirama dengan pembentukan tersebut, Presiden Prabowo turut meresmikan pelantikan Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI bertempat di Istana Negara, Jakarta, pada hari Rabu (22/7/2026).

Donny memaparkan bahwa ke depannya, institusi URI bakal menyatukan sistem pendidikan mulai dari level Sekolah Unggulan Garuda, perguruan tinggi, hingga Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang ke depan juga diperluas perannya guna membina para pegawai BUMN.

"Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. Beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan," kata Donny.

URI pun disebut-sebut terinspirasi dari institusi pendidikan kader kepemimpinan kenamaan asal Prancis, yakni INSP yang sebelumnya dikenal dengan sebutan ENA. Lebih lanjut, dalam kegiatan perkuliahannya nanti, URI bakal menerjunkan barisan pengajar yang tidak cuma berasal dari dalam negeri saja, melainkan turut menghadirkan akademisi serta praktisi profesional internasional.

"Yang mengajar banyak nanti, bisa dari luar negeri, juga bisa banyak pengajar dari dalam negeri. Dosen-dosen dari universitas juga bisa mengajar," katanya.

Pemerintah sendiri merencanakan pembangunan sepuluh kampus URI sebagai wujud penguatan ekosistem pendidikan kepemimpinan nasional secara menyeluruh.

Di sisi lain, Donny menegaskan bahwa Universitas Republik Indonesia (URI) memiliki cakupan tugas yang berlainan apabila dibandingkan dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Menurut penjelasannya, URI akan dipusatkan pada pengasahan kompetensi manajerial, kecakapan kepemimpinan, serta pembentukan karakter calon pemimpin nasional.

Sementara itu, Lemhannas tetap fokus menjalankan fungsi utamanya di sektor pertahanan dan ketahanan nasional, sedangkan URI diposisikan secara khusus untuk menyiapkan kader sumber daya manusia yang handal guna mengisi posisi strategis di birokrasi pemerintahan maupun korporasi BUMN.

"Kalau Lemhannas ini akan melaksanakan tugas sendiri terkait dengan ketahanan nasional. Kalau kami ini lebih banyak kepada pendidikan managerial skills yang dilengkapi dengan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme, karakter, integritas yang tinggi, kejujuran, dan lain sebagainya," kata Donny.

Ia menerangkan bahwa nilai-nilai fundamental tersebut bakal dijadikan fondasi utama yang mendasari seluruh rangkaian proses belajar mengajar di lingkungan URI.

"Jadi nilai-nilai itu yang akan kami tanamkan kepada para peserta didik di URI ini," ujarnya.

Terkini