Presiden Minta Perwira Remaja TNI Polri Siaga Perang Siber

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:43:31 WIB
Prabowo Minta Perwira TNI Polri Waspadai Ancaman Perang Siber [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar para perwira remaja TNI serta Polri senantiasa siaga mengantisipasi pergeseran pola ancaman yang mengincar kedaulatan Indonesia, mencakup pula ancaman perang siber, melalui penguasaan mendalam di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Di dalam penyampaian amanatnya sewaktu memimpin agenda Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Rabu, Prabowo mengemukakan bahwa bentuk ancaman terhadap negara dewasa ini tidak lagi sebatas bersumber dari konfrontasi kekuatan senjata semata.

"Dunia sedang berubah dengan sangat cepat. Persaingan antara negara semakin ketat. Ancaman tidak lagi hanya datang dari senjata. Ancaman datang melalui perang siber, perang informasi, narkotika, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan upaya melemahkan bangsa melalui infiltrasi budaya," kata Prabowo.

Berdasarkan pandangan Kepala Negara, transformasi lanskap keamanan global saat ini menuntut kesiapan Indonesia untuk membangun sistem ketahanan yang kokoh di berbagai lini strategis. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia wajib memiliki kemampuan berdikari di atas kaki sendiri.

"Karena itu, Indonesia harus kuat. Kita harus mandiri. Mandiri dalam pangan, energi, teknologi, industri pertahanan, dan ilmu pengetahuan," ujarnya.

Prabowo menggarisbawahi bahwa kehadiran para perwira remaja tersebut merupakan estafet generasi penerus yang bakal bertindak sebagai perisai di garis terdepan dalam merawat kedaulatan sekaligus mewujudkan cita-cita luhur bangsa. 

Berkenaan dengan hal tersebut, mereka dituntut aktif membekali diri lewat penguasaan sains serta teknologi modern, yang meliputi kecerdasan buatan, sistem pertahanan siber, teknologi wahana nirawak, hingga penguasaan ragam bahasa asing guna menaklukkan tantangan dinamika keamanan di masa depan.

"Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kuasai kecerdasan buatan, sistem siber, teknologi nirawak, dan bahasa asing," katanya.

Di samping itu, Presiden turut menekankan urgensi kepemilikan karakter kuat, kedisiplinan tinggi, serta jiwa kepemimpinan yang matang sebagai pilar fundamental bagi setiap prajurit TNI maupun personel Polri. Dirinya menaruh harapan besar agar para perwira muda ini sanggup bertransformasi menjadi figur pemimpin yang fleksibel serta adaptif terhadap kemajuan zaman tanpa harus melunturkan esensi nilai-nilai pengabdian murni kepada nusa dan bangsa.

Terkini