Jumlah Kantor Bank Stabil, Bank BUMN Ekspansi dan Swasta Kurangi Fisik

Senin, 20 Juli 2026 | 21:56:31 WIB
Kondisi Jaringan Kantor Bank: Bank BUMN Naik, Bank Swasta Turun [FOTO: NET].

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah kantor bank umum mencapai 3.407 unit pada kuartal I/2026. Meski totalnya tidak berubah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi pergeseran pada kelompok bank persero. Data OJK menunjukkan jumlah kantor bank persero meningkat 12,58% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi 1.083 unit dari 962 unit pada kuartal I/2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan meningkatnya jumlah kantor bank pelat merah seiring dengan resminya PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) menyandang status sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Hal ini menambah jumlah kantor bank BUMN dari jaringan kantor eksisting,” ungkap Dian.

Selain bank persero, jumlah kantor Bank Pembangunan Daerah (BPD) juga bertambah tipis 0,44% YoY menjadi 686 unit. Sebaliknya, kelompok bank swasta nasional terus mengurangi jaringan fisiknya sebesar 7,02% YoY, dari 1.737 unit menjadi 1.615 unit. Penurunan juga terjadi pada kantor cabang bank luar negeri yang menyusut 8% YoY menjadi 23 unit.

Menurut Dian, perubahan jaringan kantor adalah keputusan bisnis masing-masing bank. Regulator, tambahnya, tidak menetapkan target jumlah kantor cabang.

“Kami memastikan bahwa setiap bank tetap mampu memberikan layanan yang memadai kepada masyarakat, memenuhi ketentuan prudensial, serta menerapkan tata kelola dan manajemen risiko yang baik,” tuturnya.

Di sisi pelaku usaha, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) hingga Mei 2026 mengelola 2.110 kantor cabang.

“Jumlah tersebut relatif stabil sejak awal tahun,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, Senin (20/7/2026).

Di tengah digitalisasi, Adhika menyebut pengembangan jaringan fisik dilakukan secara terukur melalui transformasi, konsolidasi, relokasi, dan pembukaan titik layanan selektif. Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang memiliki 1.270 kantor cabang hingga Maret 2026, menilai kehadiran fisik masih dibutuhkan.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyebut lebih dari 80% kantor cabangnya telah menerapkan inovasi pendukung digital.

“Sebagai pembanding, jumlah tersebut masih mencatatkan tren peningkatan dari Maret 2025 yang sejumlah 1.264,” ujar Hera kepada Bisnis, Senin (20/7/2026).

Ia memastikan, BCA berkomitmen tetap membuka cabang secara selektif, terutama di wilayah dengan aktivitas ekonomi yang berkembang pesat.

Terkini