Tarif Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, Masih Dikaji Pemprov DKI

Senin, 29 Juni 2026 | 20:35:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. [Foto: NET]

JAKARTA - Rencana perombakan nominal tarif Transjabodetabek hingga kini masih digodok oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama pihak legislatif DPRD DKI Jakarta.

“Sekarang ini sedang dalam pembahasan dengan DPRD, nanti setelah final dengan DPRD akan kami umumkan,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota Jakarta, Senin.

Pada kesempatan sebelumnya, Pramono sempat memberikan janji untuk mengkaji secara mendalam perihal perubahan tarif Transjabodetabek ini. 

Langkah tersebut diambil agar masyarakat tidak meninggalkan transportasi umum dan beralih lagi ke kendaraan pribadi.

Pramono memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan Jakarta sebagai hunian yang nyaman bagi seluruh warga. Oleh sebab itu, keputusan mengenai angka tarif baru untuk Transjabodetabek akan ditimbang secara matang terlebih dahulu.

Kendati tarif Transjabodetabek nantinya mengalami penyesuaian, Pramono memastikan bahwa jajarannya bakal terus memperbanyak jumlah bus. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga kenyamanan para penumpang.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Welfizon Yuza turut membenarkan bahwa formula tarif Transjabodetabek masih berada dalam tahap pengkajian.

“Masih pembahasan. Nanti Pak Gubernur yang akan sampaikan,” kata Welfizon di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/6).

Welfizon menilai ketetapan ini tidak boleh dikeluarkan secara tergesa-gesa mengingat adanya dampak langsung yang akan dirasakan oleh masyarakat luas.

Proses perumusan tarif ini memerlukan studi yang mendalam karena melibatkan berbagai macam faktor, mulai dari situasi anggaran daerah hingga daya beli masyarakat.

“Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Ada fiskal, layanan, kondisi masyarakat, ability to pay (kemampuan bayar), willingness to pay (kemauan bayar),” jelas Welfizon.

Bukan cuma persoalan nominal tarif, pihak Transjakarta saat ini juga tengah menggodok skema pembayaran yang paling tepat untuk diterapkan.

Welfizon bahkan belum bisa memberikan kepastian apakah sistem tarif Transjabodetabek nantinya mengacu pada skor jarak tempuh seperti halnya Moda Raya Terpadu (MRT), atau tetap mempertahankan model tarif flat (rata).

Terkini