JAKARTA - Di tengah gejolak pasar energi dunia, pemerintah melalui Pertamina memilih mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) agar tetap stabil. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat dari dampak fluktuasi global.
Berikut daftar terbaru harga Bahan Bakar Minyak (BBM) produksi Pertamina yang berlaku pada Selasa, 7 April 2026.
Di tengah tekanan krisis energi global, Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga BBM untuk periode April 2026. Kebijakan ini diambil guna menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat.
Gejolak energi dunia sendiri dipengaruhi oleh situasi geopolitik, termasuk terganggunya jalur distribusi minyak internasional akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Kondisi ini membuat banyak negara menghadapi tekanan kenaikan harga energi, namun Indonesia memilih menjaga stabilitas harga di dalam negeri.
Pertamina Tanggung Selisih Harga demi Stabilitas Nasional
Untuk mempertahankan harga tetap stabil, Pertamina mengambil langkah dengan menanggung selisih antara harga pasar dan harga keekonomian, khususnya untuk BBM nonsubsidi.
Berdasarkan penjelasan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Pertamina saat ini menanggung selisih antara harga pasar dengan harga keekonomian, khususnya untuk BBM nonsubsidi.
Dengan demikian, harga yang berlaku saat ini masih mengacu pada penyesuaian terakhir pada Maret 2026.
Langkah ini menjadi bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal yang tidak menentu.
Rincian Harga BBM di Gorontalo dan Wilayah Lain
Untuk wilayah Provinsi Gorontalo, rincian harga BBM adalah sebagai berikut: Pertamax dipatok Rp12.600 per liter, Pertamax Turbo Rp13.350 per liter, dan Pertamina Dex berada di angka Rp14.800 per liter.
Sementara itu, Dexlite dijual seharga Rp14.500 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, serta Biosolar berada di level Rp6.800 per liter.
Secara umum, harga BBM di berbagai daerah di Indonesia relatif seragam, meskipun terdapat beberapa perbedaan di wilayah tertentu seperti Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, hingga Kalimantan Selatan yang memiliki harga sedikit lebih tinggi.
Adapun di wilayah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Turbo Rp13.100 per liter, serta Pertamina Dex Rp14.500 per liter.
Wilayah Free Trade Zone seperti Sabang dan Batam juga memiliki harga yang lebih rendah dibandingkan daerah lain, sebagai bagian dari kebijakan khusus untuk mendukung aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Daftar Harga BBM Nasional Tetap Mengacu Penyesuaian Maret 2026
Berikut daftar harga BBM Pertamina selengkapnya, dilansir dari pertaminapatraniaga.com:
- Provinsi Aceh
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertamax: Rp11.550
Dexlite: Rp13.250
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Sumatera Utara
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp 14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Sumatera Barat
Pertamax: Rp12.900
Pertamax Turbo: Rp13.650
Pertamina Dex: Rp15.100
Dexlite: Rp14.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Riau
Pertamax: Rp12.900
Pertamax Turbo: Rp13.650
Pertamina Dex: Rp15.100
Dexlite: Rp14.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Kepulauan Riau
Pertamax: Rp12.900
Pertamax Turbo: Rp13.650
Pertamina Dex: Rp15.100
Dexlite: Rp14.800
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertamax: Rp11.750
Pertamax Turbo: Rp12.400
Pertamina Dex: Rp13.800
Dexlite: Rp13.450
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Jambi
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp 14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Bengkulu
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp 14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Sumatera Selatan
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp 14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Bangka Belitung
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp 14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Lampung
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp 14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi DKI Jakarta
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green: Rp12.900
Pertamina Dex: Rp14.500
Dexlite: Rp14.200
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Banten
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green: Rp12.900
Pertamina Dex: Rp14.500
Dexlite: Rp14.200
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800 - Provinsi Jawa Barat
Pertamax: Rp12.300
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax Green: Rp12.900
Pertamina Dex: Rp14.500
Dexlite: Rp14.200
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800
Daftar harga di provinsi lainnya secara umum masih berada pada kisaran yang sama sesuai dengan ketentuan nasional.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap stabilitas harga BBM dapat terus terjaga di tengah ketidakpastian global, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.