3 Bakery Korea di Jakarta Sajikan Butter Tteok Viral Mana Paling Worth

Senin, 06 April 2026 | 12:52:33 WIB
3 Bakery Korea di Jakarta Sajikan Butter Tteok Viral Mana Paling Worth

JAKARTA - Tren dessert dari Korea Selatan kembali mencuri perhatian pecinta kuliner di Jakarta. 

Salah satu yang sedang ramai dibicarakan adalah butter tteok, camilan unik berbahan dasar tepung beras ketan yang dipanggang hingga menghasilkan tekstur kontras.

Banyak bakery Korea di ibu kota mulai menghadirkan menu ini dengan ciri khas masing-masing, sehingga menarik untuk dibandingkan dari segi rasa, tekstur, hingga harga.

Dessert butter tteok yang viral kini bisa ditemukan di bakery Jakarta. Butter tteok dari 3 bakery punya ciri khas dan harga berbeda. Mana yang paling worth it? Belakangan ini dessert butter tteok tengah menarik perhatian banyak orang. 

Dessert tersebut lagi-lagi awalnya viral di Korea Selatan, berupa dessert panggang terbuat adonan tepung beras ketan, susu, dan mentega. Teksturnya kompleks karena renyah di bagian luar tetapi dalamnya kenyal. Rasanya perpaduan antara manis, gurih, dan buttery.

Kini butter tteok sudah bisa ditemukan di Jakarta. Beberapa bakery viral menawarkan butter tteok dengan cita rasa yang berbeda-beda. Beberapa juga menyajikannya dengan cocolan saus atau topping tambahan. Mencicipi 3 butter tteok dari bakery Korea hits di Jakarta. Begini rasanya!

Daribu

Daribu merupakan salah satu bakery dan kafe hits di Jakarta Selatan. Pemiliknya adalah orang Korea asli dari Busan. Bakery ini dikenal menawarkan roti dan kue ala Korea yang dibuat fresh setiap hari. 

Makanan yang mereka tawarkan juga selalu mengikuti perkembangan zaman. Tak heran jika Daribu kini mengeluarkan menu butter tteok yang tengah viral.

Menurut salah satu pegawai, butter tteok di Daribu selalu di restock. Tetapi terkadang memang stock nya bisa lebih cepat habis. Daribu menawarkan butter tteok dalam bentuk satuan. 

Per buah harganya dibanderol Rp 16.000. Uniknya butter tteok di sini tersedia dalam dua bentuk berbeda. Ada yang bentuknya mirip seperti madelaine atau dicetak dalam cetakan berbentuk kerang dan satu lagi bentuknya mirip seperti kacang hazelnut.

Teksturnya menurut kami renyah di luar dan dalamnya sangat kenyal, chewy, dan mulur, seperti adonan mochi. Sebenarnya teksturnya agak mirip jajanan Indonesia yaitu gemblong. Tetapi kalau gemblong lebih kasar karena pakai kelapa. Sedangkan butter tteok ini lebih halus.

Butter tteok di Daribu tidak disajikan dengan cocolan apa pun. Tetapi bisa dinikmati bersama Einspanner Latte (Rp 55.000) yang terdiri dari americano dengan cream putih creamy dan taburan bubuk cinnamon di atasnya. 

Menurut kami sensasinya lebih enak di cocol ke minuman kopi tersebut karena rasanya jadi jauh lebih kompleks. Ada rasa pahit kopi berpadu dengan manis cream dan aroma cinnamon.

Chulos Bakehouse

Melipir ke Jakarta Barat ada bekery Korea lainnya yaitu Chulos Bakehouse yang juga tawarkan menu butter tteok. Bakery berlokasi di Taman Duta Mas, Jakarta Barat tersebut menawarkan tiga macam paket butter tteok. Ada yang isi 4,8, hingga 12 pcs. Setiap paket juga sudah disajikan dengan dipping sauce. Harganya mulai dari Rp 50.000 sampai Rp 138.000.

Memesan butter tteok isi 8 (Rp 96.000) yang sudah free 2 macam dipping sauce. Dipping saucenya bisa pilih antara cream cheese, salted caramel, dan cokelat. 

Untuk butter tteok Chulos, bentuknya mirip seperti salah satu yang ada di Daribu, yaitu menyerupai kacang hazelnut. Karena beli paket, sehingga butter tteoknya dikemas dalam box kotak kecil beserta dipping sauce pilihan.

Menurut kami, tekstur dan rasanya berbeda jauh dengan Daribu. Di Chulos, bagian luar butter tteoknya renyah agak keras dan rasanya agak pahit seperti hasil karamelisasi. Tetapi adonan dalamnya cenderung lembut dan lembap, dan tidak begitu kenyal. Adonan dalamnya juga tidak terlalu manis.

Dicocol ke dipping sauce cream cheese yang gurih ringan jadi lebih enak. Atau cocok juga dicocol ke saus salted caramel yang sedikit manis dengan sentuhan pahit gurih karamel khas. Kombinasi ini membuat rasanya lebih seimbang dan tidak terlalu dominan di satu sisi.

Mongsim Bakery & Coffee

Butter tteok di Mongsim tidak kalah diburu banyak orang. Setiap harinya mereka menyediakan butter tteok di pukul 11.00 dan 14.00 siang. Butter tteok yang disiapkan per batch juga sangat terbatas, terkadang hanya 16-20 box. Setiap pelanggan juga hanya boleh membeli 1 box.

Saat mampir di pukul 14.05 siang, kami hampir kehabisan. Untungnya sekitar 20 menit antre kami masih mendapat stok butter tteok terakhir. Di Mongsim butter tteoknya sudah dikemas dalam box. Per box isi 5 butter tteok. Ada yang original, keju, atau campur. Kebetulan mendapat sisa yang original seharga Rp 75.000.

Butter tteok di sini punya bentuk paling unik karena seperti roti tawar mini. Setiap butter tteok juga disajikan dengan cocolan susu kental manis dan soy bean powder. Tekstur butter tteok di sini bagian luarnya sangat renyah dalamnya chewy kenyal. Rasanya cenderung manis susu, ada sedikit sentuhan vanilla, dan buttery.

Dimakan begitu saja menurut kami sudah manis. Tetapi kalau mau sensasinya agak berbeda, bisa dicocol ke topping susu kental manis dan juga soy bean powder yang memberi sentuhan manis berpadu dengan nutty gurih kacang yang khas.

Mana yang Paling Worth It

Ketiganya punya cita rasa dan keunikan tersendiri, sehingga bisa disesuaikan dengan selera. Jika mencari yang cenderung manis susu, dengan tekstur renyah di luar dan chewy kenyal di dalam, butter tteok Mongsim menjadi pilihan tepat. Butter tteok ini juga sudah dikemas dalam box dengan dua macam topping.

Namun jika suka yang adonannya lebih lembut, basah, dan rasanya tidak begitu manis, kamu bisa mencobanya dari Chulos Bakehouse. Butter tteok di Chulos juga harganya tergolong paling murah di antara yang lain.

Sedangkan jika ingin menikmati butter tteok yang cenderung gurih dan rasa manisnya tipis, bisa mampir ke Daribu. Sensasi makan butter tteok di Daribu juga mungkin lebih unik karena bisa dinikmati dengan kopi Einspanner Latte.

Fenomena butter tteok ini menunjukkan bagaimana tren kuliner Korea terus berkembang dan cepat diadaptasi oleh pasar Indonesia, khususnya di kota besar seperti Jakarta. Keunikan tekstur dan rasa membuat dessert ini mudah diterima berbagai kalangan.

Dengan banyaknya pilihan bakery yang menawarkan butter tteok, pecinta dessert kini memiliki lebih banyak alternatif untuk mencoba dan membandingkan. Setiap tempat menghadirkan karakter berbeda yang membuat pengalaman mencicipi semakin menarik.

Terkini