Uji Coba Instagram Plus Bawa Fitur Eksklusif Stories dan Langganan Premium

Senin, 06 April 2026 | 12:52:14 WIB
Uji Coba Instagram Plus Bawa Fitur Eksklusif Stories dan Langganan Premium

JAKARTA - Perubahan cara pengguna berinteraksi di media sosial terus berkembang, terutama dalam hal privasi dan kontrol atas aktivitas digital. 

Salah satu platform yang kembali melakukan inovasi adalah Instagram dengan menghadirkan fitur baru yang tengah diuji coba. Melalui layanan berlangganan bernama Instagram Plus, pengguna kini berpotensi memiliki cara baru untuk menikmati konten Stories tanpa harus meninggalkan jejak yang terlihat oleh pemilik akun.

Meta mulai menguji fitur langganan baru di Instagram bernama Instagram Plus, yang memungkinkan pengguna melihat Stories secara diam-diam tanpa diketahui pemilik akun. 

Uji coba ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna yang semakin mengutamakan kenyamanan dan privasi saat berselancar di media sosial.

Ketiga negara tersebut yaitu Filipina, Jepang, dan Meksiko. Sebagian pengguna di ketiga negara tersebut dikabarka sudah melihat opsi berlangganan Instagram Plus dengan tarif 1,07 dollar AS hingga 2,20 dollar AS (sekitar Rp 18.181 - Rp 37.382) per bulan. 

Kehadiran layanan ini menunjukkan bahwa Meta sedang menguji respons pasar terhadap model bisnis berbasis langganan yang menawarkan fitur eksklusif.

Fitur Instagram Plus difokuskan pada Instagram Stories, yaitu konten yang akan hilang dalam 24 jam. Fokus ini dipilih karena Stories menjadi salah satu fitur paling populer yang digunakan pengguna untuk berbagi momen sehari-hari secara cepat dan praktis.

Fitur Privasi Baru untuk Stories

Lewat fitur ini, Meta tampaknya ingin meningkatkan pengalaman pengguna, seiring dengan tren penggunaan stories yang semakin meningkat dibandingkan feed. Dengan memberikan kontrol lebih terhadap bagaimana pengguna berinteraksi dengan Stories, Instagram mencoba menghadirkan pengalaman yang lebih personal dan fleksibel.

Salah satu fitur utama yang ditawarkan layanan berbayar Instagram Plus adalah kemampuan untuk melihat IG Stories secara diam-diam, tanpa diketahui oleh pemiliknya. Fitur ini menjadi daya tarik utama karena selama ini setiap penonton Stories akan tercatat secara otomatis dalam daftar viewers.

Pengguna berbayar juga bisa mengetahui berapa kali Stories mereka ditonton ulang, serta menelusuri daftar penonton untuk mengecek apakah seseorang tertentu sudah melihat Stories yang diunggah. 

Dengan demikian, pengguna tidak hanya mendapatkan privasi lebih saat melihat konten orang lain, tetapi juga memperoleh informasi tambahan mengenai performa konten mereka sendiri.

Fitur ini mencerminkan perubahan arah penggunaan media sosial yang tidak lagi sekadar berbagi, tetapi juga memahami interaksi yang terjadi di dalamnya. Informasi seperti jumlah penayangan ulang dapat menjadi indikator ketertarikan audiens terhadap suatu konten.

Fitur Tambahan dan Pengalaman Premium

Tak hanya itu, pelanggan Instagram Plus turut dapat memperpanjang durasi Stories menjadi 48 jam. Mereka juga bisa memberikan "Superlike" pada Stories, sekaligus meningkatkan visibilitas satu unggahan per minggu melalui fitur Spotlight. Berbagai fitur tambahan ini dirancang untuk memberikan nilai lebih bagi pengguna yang memilih berlangganan.

Fitur lain yang ikut dihadirkan pada Instagram Plus yaitu kemampuan untuk membuat beberapa daftar audiens khusus untuk Stories, yang menjadi pengembangan dari fitur Close Friends yang sudah tersedia saat ini. Dengan adanya opsi ini, pengguna dapat mengatur siapa saja yang bisa melihat konten tertentu dengan lebih rinci.

Pengembangan ini memperlihatkan bahwa Instagram tidak hanya fokus pada aspek hiburan, tetapi juga memberikan kontrol yang lebih besar kepada pengguna dalam mengelola audiens mereka. Hal ini menjadi penting di tengah meningkatnya kesadaran akan privasi digital.

Selain itu, fitur-fitur premium yang ditawarkan juga menunjukkan upaya Meta untuk menciptakan ekosistem layanan berbayar yang lebih menarik. Dengan memberikan manfaat eksklusif, perusahaan berharap dapat mendorong pengguna untuk beralih ke model langganan.

Strategi Meta dan Masa Depan Layanan Berbayar

Sebelumnya, Meta telah mengonfirmasi terkait rencana untuk menguji layanan langganan premium di sejumlah platform mereka, termasuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi pendapatan di luar iklan yang selama ini menjadi sumber utama.

Sejak 2023, Meta juga sebenarnya telah menghadirkan layanan berbayar serupa bernama Meta Verified. Ini merupakan langganan centang biru berbayar yang dikhususkan untuk Instagram dan Facebook. Kehadiran layanan ini menjadi fondasi bagi pengembangan fitur berbayar lainnya, termasuk Instagram Plus.

Dengan adanya Instagram Plus, Meta tampaknya ingin memperluas cakupan layanan premium yang tidak hanya berfokus pada verifikasi akun, tetapi juga pengalaman penggunaan sehari-hari. Hal ini membuka peluang bagi perusahaan untuk menjangkau segmen pengguna yang lebih luas.

Kembali ke Instagram Plus, kendati sudah dilakukan uji coba, layanan berbayar ini belum tentu akan dirilis secara luas. Meta disebut masih mengevaluasi berbagai fitur dalam Instagram plus sebelum memutuskan peluncuran resminya ke publik di masa depan.

Keputusan akhir akan sangat bergantung pada respons pengguna selama masa uji coba. Jika fitur-fitur yang ditawarkan dianggap memberikan nilai tambah yang signifikan, bukan tidak mungkin Instagram Plus akan segera hadir secara global. Sebaliknya, jika responsnya kurang positif, Meta bisa saja melakukan penyesuaian atau bahkan membatalkan peluncuran layanan tersebut.

Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, Instagram menunjukkan komitmennya untuk tetap relevan di tengah persaingan platform media sosial yang semakin ketat. Instagram Plus menjadi salah satu langkah terbaru dalam upaya tersebut, sekaligus menandai perubahan arah menuju layanan digital yang lebih personal, fleksibel, dan berbasis kebutuhan pengguna.

Terkini