JAKARTA - Panggung megah Stadion Wembley telah menetapkan dua aktor utamanya untuk partai puncak Carabao Cup musim 2025/2026. Pertarungan antara dua kekuatan terbesar sepak bola Inggris saat ini, Arsenal dan Manchester City, dipastikan akan tersaji setelah keduanya berhasil melewati hadangan lawan-lawan tangguh di fase empat besar. Laga final ini tidak hanya menjanjikan tontonan berkualitas tinggi, tetapi juga menjadi arena pertaruhan gengsi antara tim yang sedang memburu sejarah baru dan tim yang ingin mengukuhkan kembali status mereka sebagai raja Piala Liga.
Langkah Meyakinkan Menuju Partai Puncak
Perjalanan menuju final diawali oleh keberhasilan Arsenal yang terlebih dahulu mengamankan satu tiket ke Wembley. Skuad asuhan Mikel Arteta tersebut sukses mengubur impian Chelsea dalam derbi London yang sangat ketat. Melalui kemenangan tipis 1-0 pada laga leg kedua yang berlangsung di Emirates Stadium, Rabu dini hari WIB, The Gunners memastikan langkah mereka dengan keunggulan agregat yang cukup meyakinkan, yakni 4-2.
Tidak lama berselang, Manchester City menyusul langkah rivalnya ke partai puncak setelah menunjukkan performa dominan saat mengatasi Newcastle United. The Citizens memastikan kelolosan mereka dengan sangat impresif melalui agregat akhir 5-1. Hasil ini membuktikan bahwa anak asuh Pep Guardiola masih memiliki rasa lapar yang besar untuk menambah koleksi trofi di lemari juara mereka.
Dominasi The Citizens di Etihad Stadium
Kepastian langkah Manchester City diraih setelah mereka memenangkan pertandingan leg kedua semifinal di markas sendiri, Etihad Stadium, pada Kamis dini hari WIB. Dalam laga tersebut, City tampil perkasa dengan menundukkan Newcastle United melalui skor 3-1. Kemenangan ini menyempurnakan modal yang sudah mereka bawa dari leg pertama di markas Newcastle, di mana saat itu The Citizens telah unggul 2-0.
Dengan performa yang tengah menanjak, Manchester City menatap final dengan kepercayaan diri tinggi. Pengalaman mereka di kompetisi ini merupakan aset berharga, mengingat City telah mengoleksi total delapan gelar juara Carabao Cup sepanjang sejarah klub. Koleksi tersebut membuat mereka berada di posisi kedua tim tersukses dalam sejarah kompetisi ini, hanya tertinggal dari Liverpool yang memegang rekor dengan sepuluh gelar.
Misi Mengakhiri Penantian Panjang Tiga Dekade
Di sisi lain, final ini memiliki makna yang sangat emosional bagi Arsenal. Meskipun berstatus sebagai salah satu klub besar, rekam jejak The Gunners di Carabao Cup atau Piala Liga Inggris tidak sementereng performa mereka di kompetisi lain. Arsenal sejauh ini baru mengoleksi dua trofi Piala Liga, dan yang lebih menyesakkan bagi para pendukungnya, klub asal London Utara ini sudah mengalami puasa gelar di kompetisi ini selama 33 tahun.
Final yang akan digelar di Stadion Wembley pada 22 Maret 2026 mendatang menjadi kesempatan emas bagi Arsenal untuk memutus kutukan panjang tersebut. Meraih trofi pertama di musim ini akan menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi skuat Meriam London dalam persaingan merebut gelar juara di kompetisi lainnya. Namun, sejarah mencatat bahwa terakhir kali Manchester City mengangkat trofi ini adalah pada tahun 2021, sehingga mereka juga memiliki ambisi besar untuk kembali merasakan podium tertinggi setelah absen selama lima tahun.
Pertaruhan Trofi Pertama di Musim 2025/2026
Bagi kedua manajer, final Carabao Cup 2026 adalah peluang tercepat untuk mempersembahkan prestasi nyata bagi klub musim ini. Wembley akan menjadi saksi apakah strategi taktis Arsenal mampu meruntuhkan dominasi City yang sudah sangat akrab dengan atmosfer final Piala Liga, atau justru City yang akan menambah koleksi gelar kesembilannya dan semakin mendekati rekor milik Liverpool.
Publik sepak bola dunia kini menanti 22 Maret dengan penuh antusias. Bentrokan dua gaya bermain menyerang yang modern dipastikan akan membuat Wembley bergetar. Siapa yang akan mengangkat piala? Apakah Arsenal yang akan mengakhiri dahaga tiga dekade, ataukah Manchester City yang akan melanjutkan dominasinya? Jawaban tersebut hanya akan tersaji dalam 90 menit (atau lebih) laga panas di jantung kota London.